Sebelumnya
Langkah ekspor ini bukan yang pertama. Sebelumnya, Indonesia telah mengirim bantuan kemanusiaan ke Palestina serta memasok kebutuhan beras bagi jemaah haji di Arab Saudi.
“Bisa saja bukan hanya 200 ribu ton, bahkan 500 ribu ton pun dapat diekspor ke negara yang membutuhkan,” pungkasnya.
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani memastikan, cadangan beras nasional aman untuk jangka panjang dan siap menjadi buffer kebutuhan masyarakat.
Baca juga : AS Agresif, Iran Pasif
Ia menegaskan pemeliharaan dilakukan secara menyeluruh oleh petugas gudang.
“Sehingga menjamin gabah ataupun beras kita betul-betul bersih, sehat, higienis, dan tidak berkutu,” ujarnya.
Bulog juga menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk meningkatkan daya tahan penyimpanan beras melalui teknologi modern. “Teknologi BRIN tambahan adalah dengan penyinaran, sehingga beras bisa tahan sampai dua tahun,” jelasnya.
Baca juga : Gelombang I Petugas Haji Tiba Di Makkah, Siap Sambut Jemaah Haji
Di sisi lain, Bulog menjaga keseimbangan antara kepentingan petani dan konsumen melalui kebijakan harga. Gabah petani dibeli Rp 6.500 per kilogram sesuai Inpres, lalu disalurkan melalui program SPHP di kisaran Rp 12.500.
Untuk beras premium, harga pasar ditetapkan sekitar Rp 14.900 per kilogram. Kebijakan ini diambil agar harga tetap terjangkau tanpa mengorbankan kesejahteraan petani.
“Di satu sisi kita menaikkan nilai tukar petani, di sisi lain kita menekan harga agar konsumen tidak terbebani,” tambahnya.
Baca juga : Adi Prayitno: Parpol Berusaha Jaga Kekompakan Internal
Wakil Ketua Komisi IV DPR Alex Indra Lukman menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya karena Indonesia bakal selamat menghadapi ancaman El Nino.
“Kita apresiasi capaian stok beras yang tertinggi dalam sejarah, dengan stok sebesar itu kita bisa bernapas lega terkait kecukupan pangan,” ujarnya. [BYU]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.