BREAKING NEWS
 

Natalan Di Arab Saudi

Diplomat Kesulitan Cari Pohon Natal

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : FITRIYANA YULIANTI
Sabtu, 26 Desember 2020 06:59 WIB
Toko dekorasi Natal di Riyadh, Arab Saudi, pada 7 Desember 2020. (AFP / FAYEZ NURELDINE).

RM.id  Rakyat Merdeka - Banyak warga asing, termasuk diplomat, di Arab Saudi tidak bisa pulang kampung setelah negara itu menutup perbatasannya sebagai langkah mencegah masuknya virus Corona jenis baru. Akibatnya, mereka yang beragama Kristiani tidak bisa merayakan Natal bersama keluarganya.

Pemerintah Arab Saudi menutup perbatasannya, sejak awal pekan. Langkah itu diambil mencegah masuknya virus Coro­na jenis baru yang penularannya 70 persen lebih cepat. Virus jenis baru itu pertama kali ditemukan di Inggris.

Kebijakan tersebut membuat para diplomat dan dubes negara sahabat tidak bisa pulau ke negara asalnya untuk liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Mereka sedih tidak bisa ber­kumpul bersama keluarga dan bertukar hadiah.

Baca juga : Parlemen Arab Mobilisasi Dukungan Lawan Pemukiman Israel

“Ini adalah musim, mirip dengan bulan suci Ramadan, di mana kami berkumpul dengan keluarga, bertukar hadiah, dan mengadakan pertemuan besar. Tahun ini saya dan keluarga menghabiskannya di sini di Ri­yadh, Arab Saudi,” ungkap Duta Besar Siprus, Stavros Avgoustides, yang pada Natal tahun ini tetap di Riyadh, seperti dikutip Arab News, kemarin.

Adsense

Avgoustides menyampaikan Selamat Natal dan Tahun Baru. Dia mendoakan, semoga orang-orang di seluruh negara dianugerahi kesehatan, keamanan, keselamatan, dan kemakmuran.

Duta Besar Prancis, Ludovic Pouillesm, juga merayakan Natal di Riyadh. Namun, dia menerima kondisi ini dengan lapang dada. Menurutnya, hal terpenting saat ini adalah men­jaga kesehatan dengan mengi­kuti langkah-langkah keamanan dalam perayaan Natal.

Baca juga : Arab Saudi Teken MoU Lestarikan Warisan Budaya Yaman

“Kita tidak boleh melupakan semua orang yang jauh dari keluarga akibat dari kebijakan tersebut,” katanya.

Duta Besar Belgia di Riyadh Dominique Minuer mengucap­kan selamat kepada semua orang karena telah mematuhi langkah-langkah kesehatan tahun ini dan melindungi mereka yang paling rentan terhadap virus.

“Yang langsung terlintas di benak saya adalah menghargai keluarga dan teman-teman saat berjarak. Banyak sekali cara untuk mengungkapkan cinta atau penghargaan kami, untuk mengucapkan terima kasih, ”ujarnya.

Baca juga : Misteri Diplomat Jerman Ke Kantor FPI

Dubes Uni Eropa yang baru untuk Kerajaan Arab Saudi Patrick Simonnet mencerita­kan, kisahnya merayakan Natal di negeri dengan mayoritas Muslim. Dia mengaku, kesuli­tan mendapatkan pohon Natal. “Jeddah adalah kota yang indah dan kami sangat senang berada di sini. Kami sempat kesulitan mencari pohon natal tapi akhirnya kami menemukannya,” ujarnya. [DAY]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense