BREAKING NEWS
 

Seminggu Lagi Lengser, Mau Di-impeach DPR

Nasib Trump Di Tangan Politisi Partai Republik

Reporter : PAUL YOANDA
Editor : FITRIYANA YULIANTI
Kamis, 14 Januari 2021 05:08 WIB
Ketua DPR AS Nancy Pelosi. (Foto : AP).

 Sebelumnya 
Sementara, Anggota DPR AS dari Partai Republik yang menentang upaya pemakzulan berpendapat, Demokrat berlebihan. Apalagi, hanya hitungan hari Trump akan meninggalkan jabatannya.

Jim Jordan, Anggota DPR AS dari Partai Republik, juga membela Trump.

“Ini mengerikan, situasi ini bukan hanya soal memakzulkan Presiden AS. Tapi soal meleng­serkan Presiden dan semua orang yang tidak sepakat dengan Anda,” tegas Jordan.

Terpisah, pada penampilan publik pertamanya sejak kerusuhan pekan lalu, Trump tidak menunjukkan penyesalan. Malah, dalam pidatonya dia mengulangi klaim bahwa keme­nangan Presiden AS Terpilih Joe Biden tidak sah.

Baca juga : Trump Di Ujung Tanduk

“Apa yang saya katakan adalah benar dan tepat,” tegas Trump.

Aturan Pemakzulan

Perwakilan Demokrat David Cicilline mengatakan kepada Komite Aturan DPR, bahwa dukungan dari 217 anggota par­lemen cukup untuk mendakwa Trump.

Menurut Cicilline, yang mem­bantu menyusun langkah pe­makzulan, Trump masih punya satu pekan untuk melakukan hal yang benar.

Baca juga : Ngoceh Pemilu Curang, Trump Dikeroyok Anggota Partai Republik

“Tapi dia menolak mengun­durkan diri. Dia telah gagal un­tuk bertanggung jawab. Dan dia tidak menunjukkan penyesalan,” tandas Cicilline.

Jika dimakzulkan DPR AS, Trump akan menjalani persidangan di Senat untuk menentukan kesalahannya.

Mayoritas dua pertiga Senat diperlukan untuk memvonisnya. Yang berarti, setidaknya 17 Re­publikan di lembaga yang berang­gotakan 100 orang itu, harus men­dukung pemakzulan tersebut.

Seorang sumber meyakini, tidak akan ada kesulitan me­nemukan 17 orang dari Partai Republik untuk itu.

Baca juga : Seminggu Sekali, Kang Emil Mau Ngantor di Depok

Sebelumnya, Trump mengata­kan, dia berencana mencalonkan diri lagi pada 2024. [PYB]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense