Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Seminggu Lagi Lengser, Mau Di-impeach DPR
Nasib Trump Di Tangan Politisi Partai Republik
Kamis, 14 Januari 2021 05:08 WIB
Sebelumnya
Sementara, Anggota DPR AS dari Partai Republik yang menentang upaya pemakzulan berpendapat, Demokrat berlebihan. Apalagi, hanya hitungan hari Trump akan meninggalkan jabatannya.
Jim Jordan, Anggota DPR AS dari Partai Republik, juga membela Trump.
“Ini mengerikan, situasi ini bukan hanya soal memakzulkan Presiden AS. Tapi soal melengserkan Presiden dan semua orang yang tidak sepakat dengan Anda,” tegas Jordan.
Terpisah, pada penampilan publik pertamanya sejak kerusuhan pekan lalu, Trump tidak menunjukkan penyesalan. Malah, dalam pidatonya dia mengulangi klaim bahwa kemenangan Presiden AS Terpilih Joe Biden tidak sah.
Baca juga : Trump Di Ujung Tanduk
“Apa yang saya katakan adalah benar dan tepat,” tegas Trump.
Aturan Pemakzulan
Perwakilan Demokrat David Cicilline mengatakan kepada Komite Aturan DPR, bahwa dukungan dari 217 anggota parlemen cukup untuk mendakwa Trump.
Menurut Cicilline, yang membantu menyusun langkah pemakzulan, Trump masih punya satu pekan untuk melakukan hal yang benar.
Baca juga : Ngoceh Pemilu Curang, Trump Dikeroyok Anggota Partai Republik
“Tapi dia menolak mengundurkan diri. Dia telah gagal untuk bertanggung jawab. Dan dia tidak menunjukkan penyesalan,” tandas Cicilline.
Jika dimakzulkan DPR AS, Trump akan menjalani persidangan di Senat untuk menentukan kesalahannya.
Mayoritas dua pertiga Senat diperlukan untuk memvonisnya. Yang berarti, setidaknya 17 Republikan di lembaga yang beranggotakan 100 orang itu, harus mendukung pemakzulan tersebut.
Seorang sumber meyakini, tidak akan ada kesulitan menemukan 17 orang dari Partai Republik untuk itu.
Baca juga : Seminggu Sekali, Kang Emil Mau Ngantor di Depok
Sebelumnya, Trump mengatakan, dia berencana mencalonkan diri lagi pada 2024. [PYB]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya