Tausiah Politik
RM.id Rakyat Merdeka - Di sebuah wilayah subur, Kapilavastu, tepatnya di Suddhodana, tahun 586 SM, lahir seorang bayi laki-laki yang diberi nama Sidhartha Gautama dari sebuah kerajaan yang cukup masyhur pada saat itu. Ia hidup dan dibesarkan di dalam istana yang cukup mewah dengan segala fasilitas yang cukup memanjakan dirinya.
Ketika ia berusia baru 16 tahun ia dikawinkan dengan seorang anak dari keturunan raja pula bernama Yashodara. Dari pasangan ini lahirlah seorang putra bernama Rahula. Satu keluarga ini hidup bahagia di lingkungan istana.
Baca juga : Belajar dari Kosmologi Hindu (4)
Salah satu kebiasaan Sidharta Gautama ialah belajar dan terus belajar kepada beberapa orang guru. Ketika berumur 29 tahun ia mulai memasuki wilayah kajian spiritual, termasuk mendalami makna kehidupan dan arti sebuah kematian. Ia kemudian meninggalkan istana kemudian berkelana di dalam hutan belantara yang dihuni oleh begitu banyak binatang, burung, dan pepohonan.
Ia menyelami arti kehidupan bersama dengan alam yang masih orisinal pada saat itu. Ada aliran sungai yang airnya sangat jernih mengalir dari hulu melewati bebatuan dan sesekali terjun meloncati ngarai.
Baca juga : Belajar dari Kosmologi Hindu (3)
Matahari pagi menyingkap misteri kehidupan burung dan binatang mencari kehidupan dengan begitu damai. Ia pun larut hidup menhadi bagian dari kehidupan alam nan indah seperti itu.
Ia merasakan keindahan abadi jauh lebih nikmat dibanding di balik gemerlapnya istana yang penuh kepalsuan. Ia laksana menyatu dengan alam. Alam adalah bagian dari dirinya dan dirinya bagian dari alam.
Baca juga : Belajar dari Kosmologi Hindu (2)
Di tengah hutan belantara itu ia berjumpa sejumlah biara atau biksuka (sannyasins) yang menghabiskan hidupnya di dalam kesunyian alam guna meraih tahap akhir sebuah perjalanan piritual untuk meraih kebebasan spiritual yang biasa disebut moksha. Kepada merekalah ia mendapatkan pelajaran kearifan secara khusus, sehingga Sidhartha Gautama semakin merasa hidup di dalam kedamaian alam semesta. Ia menghabiskan hari-harinya untuk belajar kepada alam semesta dan sesekali berdiskusi dengan beberapa rezi yang sudah lama menjalani kehidupan meditatif di alam raya terbuka itu.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.