Tausiah Politik
Sebelumnya
Ibn 'Arabi juga memberikan pernyataan yang hampir sama; langit diumpamakan dengan suami dan bumi sebagai isteri sebagaimana layaknya dalam kehidupan rumahtangga. Ia menjelaskan:
Baca juga : Mula`abah (For-Play) (1)
Dan Allah menjadikan bumi bagaikan isteri dan langit bagaikan suami. Langit memberikan kepada bumi sebagian dari perintah yang diwahyukan Tuhan, sebagaimana laki-laki memberikan air ke dalam diri perempuan melalui "hubungan suami-isteri". Ketika pemberian itu berlangsung, bumi mengeluarkan seluruh tingkatan benda-benda yang disembunyikan Tuhan di dalamnya.
Baca juga : Mitos Menstruasi Dan Sexology (2)
Jika langit menurunkan airnya ke perut bumi maka akan lahirlah anak-anak biologis seperti tumbuh-tumbuhan dan binatang.
Baca juga : Mitos Menstruasi Dan Sexology (1)
Demikian pula halnya manusia, pemberian air (sperma) kepada perempuan akan menyebabkan tumbuhnya janin dalam rahim dan selanjutnya lahir manusia. Jika sang suami (langit) akan "berhubungan" dengan sang isteri (bumi), terlebih dahulu diawali dengan sebuah prolog berupa mendung, kilat, atau guntur, untuk memberikan kesiapan bumi menerima limpahan air sang suami.(*)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.