BREAKING NEWS
 

Covid Peluang Memeras Orang Tertimpa Kesusahan

Senin, 19 Juli 2021 07:20 WIB
Prof. Tjipta Lesmana

 Sebelumnya 
Yang paling menyedihkan, di tengah-tengah situasi susah dan mengerikan ini, sebagian orang Indonesia – dari atas hingga kelas bawah, mengambil kesempatan ini untuk merampok negara dan menginjak mereka yang sedang kesusahan untuk memperkaya diri. Lihat misalnya, Menteri Sosial tempo hari yang merampok sebagian uang bansos untuk memperkaya diri. Penggantinya, Ibu Risma pernah berteriak-teriak histeris karena marah masih saja ada pejabat-pejabatnya yang mencoba memperkaya diri lewat “kemplangan bansos”. Berita tentang korupsi bansos beredar di berbagai daerah.

Maka, ucapan Bung Hatta pada 1970 tidak salah, bahkan jitu sekali pengamatannya. Ketika itu, Wakil Presiden pertama RI memunculkan wacana bahwa korupsi telah membudaya di Indonesia. Cita-cita pendiri Republik telah dikhianati dalam masa yang masih sangat muda, kata Bung Hatta ketika itu.

Baca juga : Peran Pupuk Melawan Rezim Impor Beras

Era pemerintahan terus berganti, korupsi di Indonesia bukan mereda, tapi menggila. Alhasil, anggaran untuk menangani pandemi Covid-19 terus meningkat tajam. BPK belum lama ini memperingatkan pemerintah potensi korupsi terhadap anggaran Covid-19.

Keputusan Presiden Jokowi membatalkan vaksin berbayar mendapat apresiasi dari Ketua KPK, Firli Bahuri. Pimpinan KPK mengaku sebelumnya telah memberikan pandangan hukum.

Baca juga : Pinangki, Putusan Hukum Yang Mencoreng Wajah Hukum Indonesia

Sebelum pertanyaan-pertanyaan yang muncul menjadi pembicaraan panas di publik, Presiden Jokowi bertindak cepat: membatalkan vaksin berbayar individu.(*)

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense