Sebelumnya
Diakuinya, penularan Covid-19 di Ibu Kota menunjukkan tren penurunan dibandingkan Juli lalu. Hanya saja, sekarang terjadi lonjakan pengguna kendaraan pribadi dan penumpang angkutan umum sejak Ganjil Genap berlaku.
Berdasarkan pantauan, di salah satu ruas jalan yang menerapkan sistem Ganjil Genap, Jalan Jenderal Sudirman, petugas memaksa kendaraan memutar balik kendaraan yang tidak memenuhi syarat untuk melintas.
Baca juga : Kalangan Dewan Lempar Kesalahan Ke Sarana Jaya
Petugas dari Satuan Polisi Pamong Praja dan Dinas Perhubungan ikut membantu petugas kepolisian berjaga di sejumlah titik Ganjil Genap. Mereka memantau mobil yang berpelat nomor genap mengingat kemarin, tanggal ganjil. Mobil berpelat genap dari arah Jalan Pattimura dan Jalan Sisingamangaraja dari Blok M dialihkan ke Jalan Hang Lekir.
Warga Cipete, Jakarta Selatan, Edison mengeluhkan kebijakan Ganjil Genap.
Baca juga : Titah Basuki, Program Sejuta Rumah Tetap Berjalan Dengan Prokes
“Ganjil Genap menyulitkan. Kita kan takut gunakan angkutan massal. Berdesak-desakan. Harusnya ditiadakan dulu selama pandemi,” protes Edison.
Dia menuturkan, masalah kemacetan sebaiknya dikesampingkan dulu. Yang paling penting urusan kesehatan.
Baca juga : Tekan Kasus Covid-19, Bogor Terapkan Kembali Ganjil-Genap
Edison juga mengkritik kurangnya sosialisasi kebijakan. Sehingga membingungkan pengguna jalan.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.