Sebelumnya
Lalu siapa yang dipilih? Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Wandy Tuturoong mengatakan, Jokowi akan memberi kejutan. Jadi, yang dipilih bisa saja nama-nama yang sudah beredar di media atau malah bukan. "Jadi tunggu saja," kata Wandy, kemarin.
Kapan pelantikannya? Kata dia, pelantikan Kepala DKI Nusantara akan bersamaan dengan penerbitan Peraturan Presiden tentang Otorita IKN.
Baca juga : Ekonomi Tumbuh Merata Dambaan Kita Semua
Politisi PAN Guspardi Gaus mengapresiasi keputusan Jokowi yang akan memilih Kepala DKI Nusantara bukan dari kalangan parpol. Kata dia, memang sebaiknya yang dipilih profesional. Soalnya, tugas yang diemban Kepala DKI Nusantara sangat berat. Selain itu, harapan Jokowi terhadap proyek pembangunan IKN sangat tinggi. "Jadi butuh orang yang fokus dalam bekerja," kata Guspardi, kemarin.
Direktur Eksekutif Indonesia Political Review Ujang Komarudin menilai, keputusan Jokowi ini sebagai langkah maju. Dengan clue tersebut, peluang beberapa nama yang sempat digadang-gadang jadi kandidat Kepala DKI Nusantara, tertutup sudah. Termasuk Ahok.
Baca juga : Kepala DKI Nusantara Diincar Parpol Koalisi
Di jagat dunia maya, tema Kepala IKN jadi obrolan hangat para warganet. Mereka menebak-nebak siapa sosok yang akan dipilih Jokowi nantinya. "Hmm.. menarik ini buat bursa taruhan," cuit @pinggirjalantol, sambil menautkan berita terkait.
Akun @militanvespa menyebut, omongan Jokowi ini memupus harapan parpol koalisi. Termasuk PDIP yang menjagokan Ahok. "Parpol koalisi kecewa berat pastinya," kicaunya. "Kayaknya orang Bappenas yang akan dipilih," tebak @ryawedy.
Baca juga : Risma Nggak Kepedean
Akun @wslukman mengatakan, omongan Jokowi ini menutup kemungkinan Ahok dipilih jadi Kepala DKI Nusantara. "Clear. Berarti bukan Ahok yang dipilih," pungkasnya. [BCG]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.