BREAKING NEWS
 

KPK Usut Pencucian Uang Wali Kota Bekasi

Pepen Diduga Beli Aset Pakai Nama Perempuan Simpanan

Reporter : BHAYU AJI PRIHARTANTO
Editor : RIFFMY
Selasa, 5 April 2022 07:30 WIB
Tersangka Wali Kota Bekasi nonaktif Rahmat Effendi. (Foto: ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/aww).

 Sebelumnya 
Kemudian Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati; Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Dadang Ginanjar dan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Bekasi, Karto.

Ali belum menjelaskan materi yang didalami penyidik lewat para saksi. Namun diduga mereka diperiksa mengenai aliran uang dari pihak-pihak tertentu kepada Pepen.

Sebelumnya, KPK menetapkan sembilan tersangka dalam kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan di Pemkot Bekasi.

Baca juga : KPK Telusuri Aliran Uang Eks Walkot Banjar Herman Sutrisno

Lima orang merupakan tersangka penerima suap, yakni Pepen, Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kota Bekasi, M Bunyamin; Lurah Jatisari, Mulyadi; Camat Jatisampurna, Wahyudin; serta Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Bekasi, Jumhana Lutfi.

Adapun empat lainnya merupakan tersangka pemberi suap. Yakni Direktur PT MAM Energindo, Ali Amril; pihak swasta Lai Bui Min; Direktur Kota Bintang Rayatri, Suryadi serta Camat Rawalumbu, Saifudin.

Pepen diduga menerima uang Rp 7,1 miliar dari sejumlah proyek. Yakni proyek pembebasan lahan sekolah di wilayah Rawa Lumbu Rp 21,8 miliar.

Baca juga : KSP Kawal Peningkatan Integrasi Big Data Pada Pengambilan Kebijakan

Kemudian, pembebasan lahan Polder 202 Rp 25,8 miliar. Proyek pembebasan lahan Polder Air Kranji Rp 21,8 miliar; serta proyek pembangunan gedung teknis bersama senilai Rp 15 miliar.

Pepen juga diduga meminta fee kepada pihak yang lahannya bakal terkena pembebasan proyek. Ia menggunakan kode “sumbangan masjid” untuk meminta jatah itu.

Modus korupsi lainnya: Pepen menerima sejumlah uang dari pegawai Pemkot Bekasi terkait promosi jabatan. Juga mengenai pengangkatan tenaga honorer.

Baca juga : Nah Lho! KPK Bakal Nanya Ke Bareskrim

KPK telah menyita uang Rp 5,7 miliar dari tangan Pepen yang diduga dari hasil korupsi. [BYU]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense