BREAKING NEWS
 

Harga Beras Naik, Air Bersih Krisis

El Nino Ngeri-ngeri Sedap

Reporter : BAMBANG TRISMAWAN
Editor : ADITYA NUGROHO
Minggu, 17 September 2023 07:50 WIB
Pekerja mengangkut beras di Pasar Induk Rau Kota Serang, Banten, Sabtu (16/9/2023). Menurut pedagang beras setempat harga beres kembali naik dari Rp13 ribu menjadi Rp14 ribu per kilogram untuk kualitas premium dan dari Rp11 ribu menjadi Rp12 ribu untuk kualitas medium akibat kurangnya pasokan dari petani dampat musim kemarau. (ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman/foc)

 Sebelumnya 
Nanti Desember, Januari, dan Februari mestinya kita musim hujan, tetapi karena ada El Nino kita mengalami musim kemarau. “Bisa dikatakan hujan hanya rintik-rintik saja atau hanya berlangsung selama satu hingga dua hari saja,” terang Eddy.

Salah satu dampak El Nino yang bikin rakyat cemas adalah kenaikan harga beras. Hal ini terjadi lantaran kenaikan harga gabah, baik Gabah Kering Panen (GKP) maupun Gabah Kering Giling (GKG).

Pengamat pangan dari Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI), Khudori mengatakan, kenaikan harga beras juga disebabkan oleh pasokan yang terbatas. Hal ini terjadi karena musim panen utama pada Februari hingga Mei telah berlalu.

Baca juga : Menteri PUPR Bahas Kebutuhan Air Bersih Di IKN Dengan USAID

Kata dia, musim kemarau tahun diprediksi berlangsung lebih lama. Hal ini berpotensi membuat harga beras semakin melonjak.

“Dengan adanya kemungkinan El Nino yang memperpanjang musim kemarau, situasi ini berpotensi mengerek harga beras dan gabah ke level yang lebih tinggi,” kata Khudori.

Dalam situasi seperti ini, impor beras menjadi solusi jangka pendek untuk menahan kenaikan harga agar tidak semakin tinggi. Khudori berharap, pemerintah pusat dan daerah segera mengambil berbagai langkah untuk menekan kenaikan harga beras dalam jangka pendek. Seperti mempercepat penanaman padi di daerah yang memiliki pasokan air. Memberikan bantuan bibit yang cepat tumbuh, dan menyiapkan lahan tambahan seluas 500 ribu hektar untuk penanaman padi baru.

Baca juga : Harga Beras Premium Bulog Naik, Tapi Masih Wajar Kok...

Selain itu, Khudori juga menyarankan, pemerintah memastikan kuota impor beras sebanyak dua juta ton yang diberikan kepada Badan Urusan Logistik (Bulog) dapat direalisasikan sepenuhnya. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan pasokan beras di pasaran. Intervensi pemerintah melalui program bantuan sosial (bansos) juga dapat menjaga stabilitas harga beras.

Menurut Khudori, pemerintah sejak dari jauh hari sebenarnya sudah melakukan mitigasi dan antisipasi. Karena frekuensi El Nino dan La Nina makin sering berulang 2-3 tahun sekali. Kata dia, Kementerian dan Lembaga teknis sudah terbiasa dengan antisipasi dan mitigasi.

“Tinggal memastikan antisipasi dan mitigasi itu betul-betul bisa dieksekusi di lapangan dan petani betul-betul bisa dijalankan,” pungkasnya.

Baca juga : Harga Beras Naik, Ini Langkah Jitu Yang Disiapkan Jokowi Agar Tetap Stabil

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Minggu 17/9/2023 dengan judul Harga Beras Naik, Air Bersih Krisis, El Nino Ngeri-ngeri Sedap

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense