RM.id Rakyat Merdeka - Lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi sepekan terakhir ini belum disebut gelombang kedua pandemi di Indonesia. Kasus Corona di Tanah Air masih pasang surut.
Kabid Penanganan Kesehatan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Alexander K Ginting mengatakan, lonjakan kasus virus Corona sekarang hanya pasang surut saja. Bukan Covid gelombang Kedua.
Baca juga : Tujuannya Sih Sama, Kurangi Mobilitas Dan Diam Di Rumah
“(Kasus Covid-19 di Indonesia) belum pernah mencapai titik terendah untuk kemudian dilanjutkan lonjakan baru,” kata Alex.
Dia mengaku sulit mendefinisikan gelombang kedua Covid-19 di Indonesia. Soalnya, Indonesia merupakan negara kepulauan yang luas dan besar. Sementara infeksi berjalan terus dan tidak pernah mencapai nol.
Baca juga : Bukti Pemerintah Tak Akan Berbisnis Vaksin Covid-19
“Meski beberapa daerah mengalami lonjakan kasus, tapi ada pula sebagian daerah yang mengalami pelandaian kasus. Kondisi tak seragam itu juga menyebabkan definisi gelombang pandemi Covid-19 di Indonesia masih samar,” jelas Alex.
Menurutnya, kondisi penanganan pandemi di setiap daerah juga beragam. Bahkan, dalam satu kecamatan bisa terdapat kelurahan atau RT/RW yang berbeda peta zonasinya.
Baca juga : Terapkan PSBB Total, Sekarang
“Magnitude setiap wilayah berbeda. Bahkan, dalam satu kabupaten, tidak semua kecamatan atau desa ada di zonasi merah,” kata dia.
Alex meminta setiap Pemerintah Daerah (Pemda) terus memaksimalkan arahan Pemerintah Pusat, seperti Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro. Pemda harus berupaya mempertahankan daerahnya agar terus menjadi zona hijau.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.