BREAKING NEWS
 

Prof. Tjandra: Jangan Asal Longgarkan PPKM, Cek Dulu Poin-poin Penting Ini

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Jumat, 23 Juli 2021 12:07 WIB
Prof. Tjandra Yoga Aditama (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
Prof. Tjandra juga mengingatkan, satu aspek yang amat penting dalam sistem pelayanan kesehatan. Yakni sumber daya manusia (SDM) kesehatan seperti dokter, perawat dan petugas kesehatan lain.

Mereka sudah amat kewalahan, menghadapi lonjakan kasus tanpa henti. Sebagian petugas sudah tertular, bahkan meninggal dunia.

Baca juga : Menaker: Jangan Ada PHK Karena PPKM Darurat

"Untuk memperkuat pelayanan rumah sakit, mungkin saja tempat tidur ditambah, oksigen dijamin keberadaannya, obat dilengkapi dan lain sebagainya. Tapi SDM kesehatan, tentu tidak mudah menambahnya," tutur Prof. Tjandra.

Memang, sudah ada berbagai upaya yang dilakukan. Seperti memberdayakan mahasiswa kedokteran/kesehatan tahap akhir, serta merekrut relawan dokter dan perawat.

Baca juga : Di Karawang, Pelanggar PPKM Darurat Disidang Di Tempat

Bentuk inovasi lain yang diusulkan adalah pendekatan “3 R” tenaga kesehatan, yaitu Refungsi, Relokasi dan Rekrutmen, yang pernah dibicarakan di lingkungan Persatuan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI).

Salah satu bentuk lain, para Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) - termasuk Prof. Tjandra - telah menerbitkan rekomendasi “Gerakan Semesta Tenaga Kesehatan Indonesia pada masa Darurat Covid-19" pada 12 Juli 2021.  

Baca juga : Perjalanan Unhas Lahirkan Alumni Unggul dan Berdaya Saing

"Kita masih diterpa badai masalah Covid-19, yang perlu upaya penanggulangan maksimal. Tak cukup hanya optimal. Hanya dengan kerja keras kita semua, dengan peran masing-masing kita, masalah kemanusiaan bangsa ini bisa selesai," pungkasnya. [FAQ]  

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense