BREAKING NEWS
 

Dakwaan Dibatalkan, Jaksa Dinilai Tidak Profesional

Pakar Hukum: Alarm Bagi Jaksa Agung...

Reporter & Editor :
OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Minggu, 22 Agustus 2021 15:42 WIB
Foto: Ist

 Sebelumnya 
Ia menyebut, dari ratusan nasabah dan investor yang menjadi korban `kekhilafan` Jaksa Agung ini sebagian merupakan pelaku penting dalam perekonomian Indonesia. "Jelas, apa yang dilakukan Jaksa Agung ST Burhanuddin sudah membuat investor kabur," sesal Haris.

Sebelumnya, hasil survei SMRC merilis penilaian yang paling negatif terkait dengan praktik suap, di mana sekitar 59 persen warga menilai jaksa tidak bersih dari praktik suap. Yang menilai jaksa bersih dari praktik suap hanya 26 persen, dan tidak jawab sekitar 15 persen.

Baca juga : Hakim Batalkan Dakwaan 13 MI, Pakar: Jaksa Tidak Jeli Susun Dakwaan

Selain itu, sekitar 49 persen warga menilai jaksa tidak independen dalam menuntut perkara lebih banyak dari yang menilai jaksa independen, 34 persen, dan tidak dapat menjawab 17 persen.

Kemudian, publik juga menilai buruk sistem pengawasan internal yang berlaku di lingkungan Kejaksaan. Sekitar 45 persen warga menilai pengawasan internal terhadap pegawai kejaksaan atau jaksa tidak berjalan dengan baik.

Baca juga : Penembakan Wartawan Sumut, Cak Imin: Alarm Bagi Kebebasan Pers

Pada umumnya, publik menilai kurang positif terhadap penegakan hukum di Indonesia sekarang ini. Kondisi penegakan hukum sekarang buruk/sangat buruk sebesar 41,2 persen lebih banyak dibanding yang menilai baik/sangat baik 25.6 persen. [OKT]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense