Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Soal RUU Ketenagakerjaan, Koalisi Buruh Buka Ruang Dialog Hingga 22 September
- Indonesia Bidik 10 Besar Asian Para Games 2026
- Dewi Yustisiana: SDM Kunci Tingkatkan Kinerja dan Hilirisasi Minerba
- Gaspol Di GP Austria, Martin Siap Hadang Ambisi Marc Marquez
- Kiper Timnas Indoesia Gemilang, Real Madrid Taklukkan Elche
Catatan Susaningtyas Kertopati
TNI-Polri Tak Boleh Ragu Jaga Stabilitas Keamanan Pelantikan Presiden
Kamis, 17 Oktober 2019 12:01 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kesiapan TNI-Polri mengawal proses demokrasi di Indonesia hingga pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih adalah tugas sesuai amanat undang-undang. Sebagaimana telah diketahui TNI-Polri telah berhasil mengamankan tahapan Pemilu sejak tahun lalu hingga kini menjelang 20 Oktober 2019. Tidak hanya Bangsa Indonesia tetapi juga masyarakat internasional menunggu tahapan pelantikan tersebut.
Kredibilitas TNI-Polri menjadi sorotan internasional mengingat pada tahapan yang lalu terjadi aksi-aksi inkonstitusional. Oleh karenanya, TNI-Polri tidak boleh ragu sedikit pun untuk menjaga stabilitas keamanan masa sebelum pelantikan dan masa sesudah pelantikan.
Baca juga : Politisi PDIP Ajak Kader Banteng Jaga Kondusifitas Pelantikan Presiden
TNI-Polri harus mampu mendeteksi dan mencegah pihak-pihak yang melakukan tindakan inkonstitusional atau bisa juga tindakan makar jika sudah nyata memenuhi unsur-unsur pidananya. Berbagai cara bisa saja dilakukan oleh kelompok inkonstitusional tersebut. Mulai dari aksi jalanan dengan demo upahan sampai dengan serangan siber dan penyebaran hoaks.
Seluruh instansi pemerintah yang terkait harus mendukung seluruh langkah TNI-Polri untuk melakukan pengamanan pelantikan presiden dan wakil presiden. Bahkan, tahapan sebelumnya yaitu pengamanan pelantikan legislatif para anggota DPR terpilih. Oleh karenanya diharapkan seluruh komponen bangsa dapat bersatupadu mengamankan proses demokrasi menuju keberhasilan pembangunan nasional 5 tahun ke depan.
Baca juga : Kabaharkam Polri : Pengamanan Pelantikan Presiden Libatkan Seluruh Polda
Susaningtyas Kertopati, Pengamat Militer dan Intelijen
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya