Dark/Light Mode

Muhaimin Atau Mahfud Yang Bakal Meraup Suara Nahdliyyin

Maman Imanul Haq: Ada Yang Ke AMIN Ada Yang Ke Sana

Sabtu, 21 Oktober 2023 06:20 WIB
Wakil Sekretaris Dewan Syuro DPP PKB Maman Imanul Haq. (Foto: Istimewa)
Wakil Sekretaris Dewan Syuro DPP PKB Maman Imanul Haq. (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
Maksud Anda, suara warga NU akan tersebar ke semua pasangan Capres-Cawapres ya?
Nahdliyin terbagi kepada kelompok-kelompok. Begitu juga dalam Pilpres, pasti ada yang ke sana, Ganjar-Mahfud, Prabowo. Tapi, banyak juga yang ke Anies-Muhaimin (AMIN). Pasangan AMIN mengupayakan dapat dukungan masyarakat secara signifikan di Jawa Timur.

Apakah strategi PKB berubah setelah Mahfud jadi Cawapres?
Yang jelas, kami memperkuat silaturahmi ke para kiai, pesantren dan jamaah Nahdliyin. Itu dilakukan para pengurus dan kader-kader PKB, tim AMIN serta Koalisi Perubahan. Tentu dilakukan juga oleh Anies dan Muhaimin.

Baca juga : Menko Mahfud Dan Mendagri Turki Teken Perjanjian Payung Kerja Sama Keamanan

Selain itu?
Kami juga memperkuat para calon anggota legislatif (Caleg) PKB untuk selalu turun di tengah-tengah Nahdliyin. Memberikan layanan kepada kiai, pesantren, majelis ta'lim.
Tapi, itu semua sudah dilakukan jauh sebelum Pemilu. Karena, kami tahu, PKB secara kesejarahan adalah anak kandung NU. Sehingga, kami adalah alat untuk memperjuangkan warga NU dari aspek politik. Jangan dibalik jadi PKB memperalat NU. Namun, PKB adalah alat warga NU dalam bidang politik.

Apakah PKB khawatir karena Mahfud MD menjadi Cawapres?
Kami tidak khawatir atau apa pun. Kami hanya berusaha menghasilkan kemenangan di Pilpres ini, bersama semua masyarakat di seluruh Indonesia. Termasuk, warga NU.

Baca juga : Ada Yang Mau Segera, Ada Yang Minta Sabar

Pilpres bukan hanya di Pulau Jawa, bagaimana itu?
Kalau bicara mengenai kantong-kantong NU di luar Jawa, sebenarnya mereka punya patronase di Jawa. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.