Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Gara-gara Urusan Pantun, Muhaimin Dan Mahfud Disorot Bawaslu
Usman Tokan: Lihatlah Suasana Atau Konteks Peristiwa
Sabtu, 18 November 2023 00:50 WIB
Sebelumnya
Bawaslu akan mengkaji pelanggaran sosialisasi berupa ajakan memilih yang diduga dilakukan Mahfud MD ini. Tanggapan Anda?
Apa pun yang diucapkan atau disampaikan Capres-Cawapres, apalagi bentuknya pantun, merupakan hal yang wajar, karena itu bentuk kesukacitaan setelah mendapatkan nomor urut. Capres-Cawapres pun bicara karena diagendakan berpidato.
Saran Anda?
Baca juga : Jazilul Fawaid: Lebih Baik Urus Yang Lebih Penting
Jangan cuma melihat yang ada di depan mata. Dalam pengundian nomor urut, pantun itu sesuatu yang wajar. Cobalah Bawaslu lihat ke belakang, begitu banyak kejadian. Seharusnya, Bawaslu juga melihat suasana yang ada, atau konteks peristiwa ini.
Soal ajakan memilih itu, bagaimana?
Kan itu tidak merugikan pihak lain. Kalau merugikan itu, seperti merusak baliho. Pantun ini tidak merugikan siapa-siapa. Jadi, harus lebih arif. Fokuslah menyelesaikan hal-hal yang terlihat di masyarakat.
Baca juga : Usman Tokan: Baiknya Gubernur Ditunjuk Presiden
Bawaslu ini saya lihat agak lembek. Dalam beberapa kasus yang saya lihat di lapangan, mereka mengaku akan bertindak. Namun, tindakannya tidak ada.
Barangkali sudah ada tindakan?
Kalau memang ada tindakan, tolong publikasikan, supaya masyarakat tahu. Tapi, sampai hari ini tidak ada. Pelanggaran di mana-mana. Bawaslu ketika ditanya, katanya sedang diproses.
Baca juga : Pengawasan DPS, Bawaslu Ingatkan Jajaran Daerah Waspadai Potensi Pemilih Ganda
Catatan Anda, apa indikasi pelanggaran yang harus mendapat perhatian Bawaslu?
Misalnya, ada dugaan pelanggaran oleh aparat. Kalau sudah ada hal semacam itu, ambil langkah dong. Jangan biarkan masyarakat ribut sendiri. NNM
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak edisi Sabtu, 18 November 2023 dengan judul "Gara-gara Urusan Pantun, Muhaimin Dan Mahfud Disorot Bawaslu, Usman Tokan: Lihatlah Suasana Atau Konteks Peristiwa"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya