Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Covid-19 Ngamuk Di Singapura Dan Malaysia, Kita Kudu Waspada
Rahmad Handoyo: Masyarakat Jangan Panik Dan Ketakutan
Jumat, 8 Desember 2023 06:40 WIB
Sebelumnya
Bagaimana Anda melihat kasus Covid-19 yang mengalami peningkatan di Singapura dan Malaysia?
Tentu ini menjadi perhatian kita bersama. Terlebih, dirilis juga, di DKI Jakarta pun mengalami peningkatan. Tergantung bagaimana kita menyikapi peningkatan kasus Covid-19 di Singapura dan Malaysia.
Langkah apa yang harus dilakukan di Indonesia?
Baca juga : Dicky Budiman: Lonjakan Ini Sedikit Akibatkan Kematian
Pertama, kepada seluruh masyarakat, tidak perlu panik, tidak perlu ketakutan atas peningkatan Covid-19. Kedua, ikuti arahan Pemerintah.
Pencegahan yang harus dilakukan?
Sudah seringkali diungkap oleh ahli epidemiologi, bahwa kita akan terus berdampingan dengan Covid-19. Covid-19 tidak akan seserius dulu. Variannya tidak akan seserius Delta. Jadi, tidak perlu panik. Namun, meskipun tidak sedahsyat waktu Delta, jangan mengabaikan Covid-19. Sebab, ini masih berisiko.
Baca juga : Masyarakat Yang Pake Dolar AS Bakal Turun
Adakah hal lain yang perlu dilakukan?
Harapan saya, vaksin booster masih digratiskan hingga Desember 2023, setelah itu baru berbayar. Yang belum booster, diberikan secara gratis.
Terus, kepada lansia, yang memiliki komorbid, juga diberikan booster. Apa yang dilakukan ini, untuk memperkuat kekebalan tubuh. Sehingga ketika ada paparan itu, tubuh mampu melawan Covid-19.
Baca juga : Stok LPG Aman, Anggota DPR Minta Masyarakat Jangan Panic Buying
Apa perlu protokol kesehatan digiatkan lagi?
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) juga menyarankan kembali bermasker. Kita mendorong masyarakat yang memiliki tanda-tanda Covid-19, meskipun itu bukan Covid-19, seperti tidak enak badan, flu dan yang menyerupai itu, agar menggunakan masker dan lebih baik istirahat di rumah. NNM
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak edisi Jum'at, 8 Desember 2023 dengan judul "Covid-19 Ngamuk Di Singapura Dan Malaysia, Kita Kudu Waspada, Dicky Budiman: Lonjakan Ini Sedikit Akibatkan Kematian"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya