Dark/Light Mode

Lonjakan Suara PSI Pada Sirekap Dicurigai Tak Wajar

Ariyo Bimmo: Bukan Cuma Kami Yang Suaranya Naik

Senin, 4 Maret 2024 07:50 WIB
Ariyo Bimmo, Ketua DPP PSI. Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id
Ariyo Bimmo, Ketua DPP PSI. Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id

 Sebelumnya 
Suara PSI yang naik signifikan beberapa hari terakhir, mendapat sorotan lembaga-lembaga survei. Tanggapan Anda?

Kalau kita melihat angka di real count KPU, yang naik bukan hanya PSI. Partai-partai lain, seperti Partai Gelora, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) juga mengalami kenaikan. 

Dari segi persentase, justru yang naiknya lebih tajam, partai lain. Misalnya, Partai Gelora. Entah kenapa PSI yang menjadi sorotan. 

Bagaimana kondisi di lapangan versi PSI? 

Baca juga : Muhammad Romahurmuziy: Muncul Keanehan Seperti Diungkap Para Surveyor

Di kecamatan-kecamatan, kami melakukan pengawalan suara. Memang suara PSI banyak yang terkoreksi.

Namun, sejumlah pimpinan lembaga survei, tidak percaya suara PSI naik signifikan. Tanggapan Anda?

Jangan seperti Profesor Burhanuddin Muhtadi, bahwa semua harus linier dengan quick count mereka.

Harusnya bagaimana?

Baca juga : Pengajuan Hak Angket Segera Ke Tahap Final

Yang namanya Sirekap kan real count, bukan sampling. Kadang-kadang, satu TPS atau satu kecamatan sudah selesai, yang lainnya belum. Itu yang menjadikan perbedaan hasil. 

Selain itu?

Perhitungan di masing-masing daerah, persentasenya masih banyak yang tidak sama. 

Teman-teman PSI lagi senang dong, karena ada perubahan angka yang signifikan itu?

Baca juga : Diluncurkan, Biskita Trans Bekasi

Kurang tepat kalau hanya PSI yang dinilai mengalami perubahan, baik penurunan maupun kenaikan. Tetapi, ini masalah penghitungan saja. Di lapangan, ada yang sudah dihitung dan ada yang belum dihitung. NNM 

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Senin, 04 Maret 2024 dengan judul "Lonjakan Suara PSI Pada Sirekap Dicurigai Tak Wajar, Ariyo Bimmo: Bukan Cuma Kami Yang Suaranya Naik"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.