Dark/Light Mode

Pelantikan Kepala Daerah Diundur, Manfaat Dan Mudharatnya Apa?

Kaka Suminta: Kedaulatan Rakyat Di Daerah Terganggu

Rabu, 5 Februari 2025 07:50 WIB
Kaka Suminta, Seknas KIPP. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)
Kaka Suminta, Seknas KIPP. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

 Sebelumnya 
Bagaimana pendapat Anda ten­tang perubahan jadwal pelantikan kepala daerah ini?

Jadwal yang berubah-ubah ini, konsekuensi dari Undang Undang Nomor 10 yang tidak sempat terkore­ksi. Ketika Pilkada diserentakkan, Pemerintah tidak mempersiapkan tahapan pelantikannya.

Apa bisa dibilang manajemennya tidak baik?

Iya, berarti manajemen Pemerintah dalam mempersiapkan pelantikannya itu tidak bagus. Tidak diselesaikan dulu, dan Pemerintah tidak siap deng­an situasi yang ada. Pemerintah tidak memperhitungkan tentang potensi seperti ini. Hal ini memperlihatkan manajemennya kurang baik.

Baca juga : Ujang Bey: Perubahan Jadwal Untuk Keserempakan

Lalu, apa pendapat Anda?

Harus segera dieksekusi jadwal pelantikannya, karena saat ini pemerintah daerah sudah tertinggal dari program yang pro rakyat. Pemerintah daerah ha­rus segara bergerak untuk mengeksekusi programnya. Jangan ditunda-tunda lagi.

Apa dampak penundaan ini?

Semakin lama dilantiknya kepala daerah terpilih, akan memperbu­ruk pelaksanaan otonomi daerah. Sebab, masa jabatan PJ (penjabat) kepala daerah bisa diperpanjang lagi. Efeknya, kedaulatan rakyat di daerah bakal terganggu.

Baca juga : Pemerintah Perketat Pengawasan Perizinan

Makanya, kami minta dipercepat, eh sekarang malah diundur.

Menurut Mendagri, mundurnya jadwal pelantikan karena menung­gu putusan MK. Tanggapan Anda?

Kan bisa dilihat kapan MK menyelesaikan putusannya. Saya pikir, bisa dilihat mana gugatan kepala daerah yang lanjut, mana yang tidak. Jadi, Pemerintah tidak harus menunggu sampai proses sengketa gugatan ke­pala daerah di MK selesai seluruhnya.

Akibat penundaan, pelayanan publik di daerah bakal terganggu. Berbagai kebijakan dan program, lambat dieksekusi. Misalnya, soal penanganan bencana di daerah saling lempar tanggungjawab.

Baca juga : Mantan Presiden Hingga Ketum Parpol Diundang

Jika sudah saling lempar begitu, maka masyarakat tidak bisa berbuat apa-apa. Efeknya rakyat yang rugi, karena tidak mendapatkan fasilitas ne­gara meski mengalami bencana. REN

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Rabu, 5 Februari 2025 dengan judul "Pelantikan Kepala Daerah Diundur, Manfaat Dan Mudharatnya Apa? Kaka Suminta: Kedaulatan Rakyat Di Daerah Terganggu"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.