Dark/Light Mode

Uji Coba Vaksin TBC Akan Dilakukan Ke Warga Indonesia

Masdalina Pane: Kita Harus Berdaulat Di Bidang Kesehatan

Sabtu, 10 Mei 2025 07:40 WIB
Masdalina Pane, Kepala Bidang Pengembangan Profesi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)
Masdalina Pane, Kepala Bidang Pengembangan Profesi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

 Sebelumnya 
Indonesia menerima uji coba vaksin TBC. Apa respons dan tanggapan Anda?

Begini. Negara kita memiliki kasus TBC kedua terbanyak di dunia, mestinya inisiatif untuk pembuatan vaksin TB nya itu dari Indonesia dong, bukan dari luar.

Kemudian yang kedua, apakah ada peneliti kita yang terlibat di dalam uji coba vaksin mulai dari tahap namanya ya in vivo atau in vitro sampai dengan uji klinik tahap 1 dan 2. Karena biasanya digunakan di Indonesia tuh udah tahap 3 atau fase 3 atau fase 2 gitu.

Kemudian yang ketiga tentu harus melalui ethical clearance yang objektif. Ethical clearance nya tentu harus di lembaga yang memiliki otoritas, yaitu BRIN ya.

Karena kalau terkait dengan riset itu BRIN yang memiliki tanggungjawab, bukan Kementerian Kesehatan.

Baca juga : Menkes Ajak Warga Tes Deteksi Dini TBC

Nah, sekarang kan fase vaksin sudah tahap tiga. Berarti Indonesia tak dilibatkan dari awal. Bagaimana tuh?

Itu artinya kita hanya menjadi pasar saja, ya. Dan kita kembali set back seperti 20-30 tahun yang lalu. 23 tahun yang lalu kita itu menjadi objek di dalam penelitian.

Setelah itu kita mencoba menjadi subject, bahwa kita yang apa namanya menjadi leading. Tapi hari ini kita kembali menjadi objek, ya.

Di medsos kebanyakan berpandangan Indonesia menjadi kelinci percobaan?

Iya, karena memang di sana kasusnya nggak ada. Di Amerika kasusnya nggak banyak. Di Indonesia banyak.

Baca juga : Prabowo-Gibran Hapus Utang Petani & Nelayan

Tapi persoalannya kenapa mereka tidak pilih India atau tidak pilih Cina?

Karena India dan Cina memiliki kedaulatan terhadap kesehatan. Saya kira itu yang menjadi persoalan. Yakni kedaulatan kesehatannya.

Kekurangannya apa kalau misalnya Indonesia nanti jadi kelinci percobaan?

Ya, kita menjadi pasar. Menjadi pasar untuk bisnis mereka. Dan kita tidak pernah berdaulat dengan obat dan vaksin.

Ke depan apa harapannya?

Baca juga : Ombudsman Minta Debitur Diberi Perlindungan Hukum

Seharusnya kita menjadi bagian dari penelitian itu. Rasanya sudah pernah kita melakukan penelitian itu dulu waktu di Badan Litbangkes. Dan mestinya di 2025 itu kita harusnya sudah punya vaksin TB dan vaksin demam berdarah.

Pesan Anda kepada pemerintah seperti apa?

Yang pertama tentu harus berdaulat di bidang kesehatan. Jadi pemerintah harus memberikan kekuatan. Ketergantungan kita terhadap obat dan vaksin dari luar itu harus mulai kita hilangkan.

Jadi kita harus memiliki kedaulatan terhadap produksi vaksin dan obat. REN

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Sabtu, 10 Mei 2025 dengan judul "Uji Coba Vaksin TBC Akan Dilakukan Ke Warga Indonesia, Masdalina Pane: Kita Harus Berdaulat Di Bidang Kesehatan"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.