Dark/Light Mode

Operator Patimban Bakal Ganti, BKS Dan Luhut Cek Kesiapannya

Kamis, 18 November 2021 19:52 WIB
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi bersama Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meninjau Pelabuhan Patimban, Subang, Jawa Barat, Kamis (18/11). (Foto: BKIP Kemenhub)
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi bersama Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meninjau Pelabuhan Patimban, Subang, Jawa Barat, Kamis (18/11). (Foto: BKIP Kemenhub)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi bersama Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meninjau Pelabuhan Patimban, Subang, Jawa Barat, Kamis (18/11).

Peninjauan dilakukan dalam rangka mengecek kesiapan pelabuhan jelang dilakukannya peralihan operator. Untuk diketahui, Pelabuhan Patimban saat ini dikelola sementara oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang memberikan penugasan kepada Pelindo III.

Kemudian, pengelolaan Patimban akan diserahkan pada PT Pelabuhan Patimban Indonesia (PPI) dan Toyota Tsusho Corporation.

Baca juga : Suharyanto Sah Gantikan Ganip Sebagai Kepala BNPB

Dalam kunjungan itu, Luhut mengkoordinasikan pengoperasian Pelabuhan Patimban seperti kesiapan kegiatan ekspor, penyelesaian jalan tol yang ditargetkan selesai 2023, dan dukungan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk mendukung optimalisasi pelabuhan.

Dia mengungkapkan, Pelabuhan Patimban akan menjadi cikal bakal kawasan industri dan perkotaan baru di Jawa Barat bernama Rebana (Cirebon, Subang, Patimban dan Kertajati) Metropolitan.

Meliputi 6 kabupaten dan Kota Cirebon, dengan jantung pertumbuhan kawasan Pelabuhan Patimban dan Bandara Kertajati, kawasan ini diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi. Khususnya, di Provinsi Jawa Barat.

Baca juga : Obat Covid, Kabar Baik Dan Tanda Tanya

Luhut menilai, kehadiran Pelabuhan Patimban juga dapat memangkas waktu tempuh distribusi dari kawasan industri ke pelabuhan.

"Kehadiran pelabuhan ini akan menciptakan sekitar 4,3 juta peluang pekerjaan pada 2030, yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional," ungkapnya.

Eks Menkopolhukam ini juga berharap, kepadatan di Jakarta akan berkurang karena ada kawasan industri di sekitar Pelabuhan Patimban. Tak perlu lagi ke Tanjung Priok, bisa langsung ke Pelabuhan Patimban.

Baca juga : Ratchanok Intanon, Kepincut Aksi Kevin Sanjaya

Sementara Budi Karya Sumadi mengungkapkan, peralihan operator ini akan dilakukan pada 16 Desember 2021 mendatang. "Setelah serah terima dilakukan, diharapkan pada tanggal 17 Desember 2021 sudah dimulai kegiatan ekspor di pelabuhan ini," ujarnya .

BKS, sapaan akrab Budi Karya mengungkapkan, sejak Januari-November 2021, kegiatan bongkar muat di Pelabuhan Patimban sudah mencapai total 12.335 unit kendaraan, diangkut sembilan kapal dengan rute Patimban-Belawan dan Patimban-Makassar.

Kesembilan kapal tersebut yaitu Ferrindo 5, Serasi V, MV Ostina, Kalimantan Leader, Harmoni Mas 3, Serasi I, Harmoni Mas 8, MV Sulawesi Leader, dan KM Panorama Nusantara.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.