Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Gencar Perkuat Bisnis Kesehatan, Primed Siap Take Off Di 2022
Rabu, 8 Desember 2021 19:24 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Primed Sumber Berkah Utama siap melakukan ekspansi cabang laboratorium klinik di berbagai lokasi pada tahun depan.
Di tahun 2022, Primed juga membuka kesempatan partnership bagi masyarakat dan pelaku bisnis yang ingin mencoba peluang di bidang kesehatan.
Baca juga : Pertamina Targetkan Penurunan Emisi Karbon 81,4 Juta Ton Di 2060
Presiden Direktur PT Primed Sumber Berkah Utama Rokhmad Triyanto mengatakan, Primed mencatat lebih dari 1 juta screening test untuk deteksi dini Covid-19 di belasan pusat isolasi terpadu dengan perawatan terstruktur bagi pasien telah didirikan serta dikelolanya.
Sejak awal, Primed fokus pada penguatan pasar business to business (B2B). Namun, saat pandemi, semakin terlihat kebutuhan pasar retail akan layanan jasa kesehatan. "Dengan demikian, kami pun terus membuka jalan dan peluang untuk berkembang di market tersebut," katanya, Rabu (8/12).
Baca juga : Gelar Pernikahan Palsu Biar Diperhatikan Mantan
Menurutnya, tujuan awal dan utama dari para pendiri Primed itu adalah memberikan kebermanfaatan untuk masyarakat luas. Primed berdiri sejak 2018.
Primed merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pelayanan kesehatan yang berorientasi kepada solusi pemenuhan kebutuhan dalam penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3). "Kami terus meningkatkan kuantitas dan kualitas pelayanan kami di tahun ketiga kami berdiri,” ujarnya.
Baca juga : Perkuat Pengendalian, Kementan Uji Coba Vaksin Oral Rabies
Rokhmad menilai, masyarakat dari berbagai lapisan harus memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik, yang sesuai dengan kebutuhan masa kini.
"Kami pun selalu beradaptasi sehingga bisa membangun relevansi dengan berbagai sektor market. Di sisi lain, memperkuat hubungan emosional dengan target market untuk membangun loyalitas merupakan sisi yang tidak dapat ditinggalkan,” tegasnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya