Dewan Pers

Dark/Light Mode

Gandeng BPAM, Bank Neo Commerce Genjot Penjualan Reksa Dana

Rabu, 15 Desember 2021 11:51 WIB
Foto: Dok. BNC
Foto: Dok. BNC

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Neo Commerce Tbk (BNC) meningkatkan perannya menjadi Agen Penjual Efek Reksa Dana, dengan menggandeng PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen (BPAM).

Presiden Direktur Bank Neo Commerce Tjandra Gunawan mengatakan, Bank Neo Commerce melihat peluang investasi saat ini masih terbuka, yang mana hampir semua sektor perlahan bangkit dengan berbagai penyesuaian.

Berita Terkait : Gandeng OJK, BI Genjot Digitalisasi Keuangan UMKM

"Berbagai kebijakan yang diambil pemerintah turut mempengaruhi pemulihan situasi dan kondisi ekonomi," katanya dalam keterangan resmi, Rabu (15/12.

Berdasarkan data dari Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) di Oktober 2021, jumlah investor pasar modal terus mengalami peningkatan secara signifikan, dari jumlah SID yang terbentuk. Jumlah investor reksa dana mengalami peningkatan lebih dari 50 persen di tahun 2021.

Berita Terkait : Gandeng IDI, Kemenpora Segera Tertibkan Tenaga Medis Olahraga

Selain itu, jumlah investor reksa dana sudah mencapai 6,1 juta orang per Oktober 2021, dari jumlah 6,1 juta investor, hampir 60 persen atau sekitar 4 juta investor (usianya) masih di bawah 30 tahun.

Hal ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan minat dari generasi muda untuk berinvestasi khususnya di reksa dana. Bank Neo Commerce kata Tjandra, akan terus meningkatkan varian produk dan layanan yang dimiliki, hal tersebut merupakan komitmen perusahaan dalam menyediakan layanan perbankan digital secara end-to-end.
 Selanjutnya