Dewan Pers

Dark/Light Mode

Rampungkan 7 Ruas Tol, Prospek Waskita Toll Road Makin Cerah

Kamis, 24 Februari 2022 17:06 WIB
Jalan tol Waskita Toll Road. (Foto: ist)
Jalan tol Waskita Toll Road. (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Waskita Karya (Persero) Tbk atau Waskita yakin, anak perusahaannya PT Waskita Toll Road (WTR) memiliki prospek dalam beberapa tahun ke depan.

Hal ini ditopang berkat dukungan pemerintah melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) 2021 yang telah dialokasikan kepada WTR. Di mana sumber pendanaan WTR untuk menyelesaikan tujuh ruas tol hingga titik tertentu relatif aman hingga 2-3 tahun ke depan.

Berita Terkait : Pupuk Langka Dan Mahal, Produksi Sawit Terancam

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Waskita Taufik Hendra Kusuma mengatakan, WTR selaku anak perusahaan juga akan terus mendukung strategi 8 Streams Penyehatan Keuangan Waskita, melalui penyelesaian jalan tol yang sebelumnya sempat tertunda sejak pandemi Covid-19 dan memperlancar proses divestasi yang saat ini sedang dijalankan.

"Waskita mendukung penuh operasional WTR yang bergerak dalam bisnis pengembangan jalan tol," jelas Taufik dalam keterangan resminya, Kamis (24/2).

Berita Terkait : PP Dan Waskita Karya Lego Aset Properti Anak Usaha

Berdasarkan hasil rating PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) tahun ini, terdapat perubahan peringkat WTR yang semula idBBB- dengan outlook Stable menjadi idBBB- dengan outlook Negative.

Penurunan tersebut bukan merupakan indikasi penurunan kinerja atau isu internal yang terjadi di WTR. Namun lebih dalam kaitannya dengan situasi gagal bayar PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) baru-baru ini.

Berita Terkait : Diungkapkan Ketua KPK, Suap Proyek Walkot Bekasi Libatkan Banyak Pihak

"Waskita mendukung penuh proses restrukturisasi WSBP sebagai opsi terbaik penyehatan keuangan Waskita Group," ujar Taufik.

Dengan keberhasilan implementasi strategi itu pada tahun lalu, terutama dengan adanya PMN, saat ini WTR fokus menyelesaikan konstruksi tujuh ruas tol existing. Adapun tujuh ruas tol tersebut adalah Kayu Agung-Palembang-Betung, Ciawi-Sukabumi, Bekasi-Cawang-Kampung Melayu, Cimanggis-Cibitung, Pejagan-Pemalang, Pasuruan-Probolinggo dan Krian-Legundi-Bunder-Manyar. [DWI]