Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
Selain itu, Representative Office BSI di Dubai merupakan milestone awal pengembangan jaringan internasional BSI ke depan. BSI sudah merencanakan untuk meng-upgrade lisensi presence di Dubai pasca Representative Office BSI diresmikan, sehingga kantor tersebut bisa menjadi full-branch.
“Dari Dubai, kita tentu berharap bahwa kehadiran BSI secara global akan semakin banyak di sejumlah pusat-pusat keuangan dunia lainnya. Seperti London, New York, Tokyo, Singapura dan juga Arab Saudi. Kami bersyukur dan bangga, BSI ke depan akan dapat turut mengibarkan Sang Merah Putih di dunia internasional,” katanya optimistis.
Dalam grand launching tersebut hadir pula Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo atau biasa disapa Tiko. Pihaknya memberikan apresiasi yang tinggi kepada BSI, karena berhasil menjadi bank pertama Indonesia yang membuka jaringan bisnis di negara Arab yang tergabung dalam Gulf Cooperation Council (GCC). Dan ini telah memulai bisnis dan layanannya melalui kerja sama dengan korporasi-korporasi global.
Baca juga : KPK Tengah Sidik Kasus Suap Perizinan Di Ambon
Menurut Tiko, sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia, Indonesia sudah sepantasnya memiliki representative office bank syariah di kawasan Timteng. Langkah tersebut menjadi katalisator utama bagi Indonesia untuk menjadi pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia.
"Ini merupakan momentum strategis karena kehadiran BSI di Dubai menjadi pintu masuk atau hub, yang menghubungan perbankan dan keuangan Indonesia dengan pusat-pusat keuangan syariah dunia," tegas Tiko.
Langkah penting ini lanjut dia, mempererat hubungan Indonesia dengan Uni Emirat Arab sebagai salah satu pusat investasi global. Di mana Dubai adalah pusat keuangan syariah global, dengan produk sukuknya.
Baca juga : Ririn Dan Riska Sabet Emas Pertama Pencak Silat Di Vietnam
Mantan Bos Bank Mandiri ini berharap, BSI mengoptimalkan potensi bisnis di Dubai. Menjadi jembatan penghubung antara Indonesia dan investor global, untuk menginvestasikan dana mereka pada proyek-proyek pemerintah. Seperti Ibu kota Negara Baru (IKN), proyek strategis BUMN, dan proyek infrastruktur, serta industri keuangan yang berkelanjutan di Tanah Air.
Momentum ini pun seiring dengan posisi Indonesia sebagai pemimpin Presidensi G20 pada 2022. Di mana pengembangan sistem keuangan yang berkelanjutan dengan menyalurkan pembiayaan ke industri hijau, atau surat utang hijau akan sangat didorong dan diutamakan. Terlebih Indonesia mempunyai potensi penerbitan surat utang hijau, mencapai 35,12 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp 514,1 miliar.
“Ini yang kami harapkan dari BUMN dan anak usahanya, tangguh, inovatif, agile, dan berorientasi global. Kami akan terus mendukung kiprah BUMN dan anak usahanya untuk terus berkembang agar dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi perekonomian nasional,” tegasnya.
Baca juga : PBNU Dan HIPMI Minta KY Pantau Persidangan Mardani Maming
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, CEO of DIFC Authority Arif Amiri mengatakan, DIFC adalah rumah bagi banyak lembaga dan penasihat keuangan terkemuka dunia. Dia menilai, hadirnya representative office bank syariah terbesar di Indonesia merupakan kepercayaan besar. Terutama dalam memperkuat kompetensi komunitas keuangan syariah global di DIFC.
Hal ini katanya, turut memperkuat kompetensi perusahaan, untuk mendukung pertumbuhan pasar keuangan Islam, sejalan dengan posisi Dubai sebagai ibu kota global ekonomi Islam. "Kami merasa terhormat untuk menyambut BSI yang akan membantu memenuhi tuntutan keuangan Islam yang berkembang di Timur Tengah dan Afrika,” ujarnya. [DWI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya