Dewan Pers

Dark/Light Mode

Bos Garuda Pede Kinerja Pulih Kurang Dari 3 Tahun

Kamis, 19 Mei 2022 07:30 WIB
Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra. (Foto: Istimewa).
Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra. (Foto: Istimewa).

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) percaya diri (pede) kinerja PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk akan kembali pulih dalam kurun waktu kurang dari tiga tahun ke depan.

Kinerja tersebut semakin memungkinkan tercapai apabila proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) terhadap sejumlah lessor berjalan mulus.

Hal ini disampaikan Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga. Diyakininya, Garuda dapat menjalankan rencana bisnis sesuai yang dirancang sebelumnya, bila seluruh kreditur menyetujui proposal PKPU.

Berita Terkait : Ade Yasin Ngumpulin Uang Dari Anak Buahnya

Ia mengakui, saat ini masih ada pihak lessor yang belum menyetujui besaran potongan dan lama masa pembayaran utang.

“Kalau ini (PKPU) berhasil, dalam 2-3 tahun sudah sama dengan kondisi Garuda yang terbaik sebelumnya. Makanya, kami minta waktu lagi agar bentuk restrukturisasinya jelas,” ujar Arya di Jakarta, Selasa (17/5).

Arya menyampaikan, salah satu rencana bisnis Garuda ke depan yaitu merampingkan beberapa rute penerbangan. Garuda hanya akan menerbangi rute-rute potensial di dalam negeri yang memiliki pengaruh bagi pertumbuhan bisnis maskapai.

Berita Terkait : Arus Mudik Aman, Kinerja Polri Dan Pemerintah Diacungi Jempol

Kalaupun ada rute luar negeri yang dibidik, sambung Arya, Garuda akan mempertimbangkan dengan matang penentuan destinasi-destinasi tersebut.

“Penerbangan ke luar negeri akan lebih pada code sharing, atau yang bisnis kargonya kuat seperti rute Belanda, itu kan kargonya kuat banget,” jelasnya.

Sejalan dengan itu, Garuda Indonesia membuka kemungkinan menggandeng investor baru dari dalam maupun luar negeri.

Berita Terkait : Naik Garuda Ke Amerika, Presiden Bawa 62 Orang

“Kalau kita menambah investor baru, kecenderungannya kalau bisa dari dalam negeri. Itu malah bagus. Yang penting, kesehatan keuangannya bagus,” ungkap Arya.

Selain itu, ditekankannya, calon partnerstrategis ini memiliki visi yang sama dengan Garuda. Sehingga bisa mengembangkan maskapai sesuai rencana bisnisnya.
 Selanjutnya