Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Konversi 120 Juta Motor Bensin Ke Energi Listrik
Mantap, Bisa Hemat BBM Hingga 1 Juta Barel/Hari
Jumat, 3 Juni 2022 06:45 WIB
Sebelumnya
Pasokan Berlimpah
Dadan mengatakan, potensi energi terbarukan yang dimiliki Indonesia mencapai lima kali lebih besar daripada energi yang akan digunakan pada 2060.
Baca juga : Beralih Ke Listrik PLN, Usaha Pecah Batu Bisa Hemat Rp 200 Juta Per Bulan
“Kalau nanti ada yang berkomentar di Eropa pernah kejadian, misalkan listriknya bermasalah karena terlalu fokus kepada renewable. Nah, kita tidak akan terjadi, karena kita punya hampir seluruh jenis energi terbarukan,” jelasnya.
Kementerian ESDM memproyeksikan potensi energi bersih yang dimiliki Indonesia mencapai 3.686 gigawatt.
Baca juga : Gunakan Listrik PLN, Peternak Ayam Hemat Hingga Belasan Juta Rupiah
Rinciannya, potensi energi surya menjadi yang terbesar mencapai 3.295 gigawatt, disusul oleh hidrogen sebesar 95 gigawatt, bioenergi 57 gigawatt, air sebesar 155 gigawatt, panas bumi 24 gigawatt, dan gelombang laut sebesar 60 gigawatt.
Pada 2060, Pemerintah menargetkan kapasitas terpasang pembangkit energi terbarukan mencapai 587 megawatt pada 2060. Dengan kontribusi terbesar berasal dari tenaga surya, air dan biomassa, mengingat ketiga energi itu punya potensi dan sumber daya besar di dalam negeri.
Baca juga : Menteri ESDM: Bisa Hemat BBM 240 Juta Liter Per Hari
Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal Kementerian Investasi Indra Darmawan mengatakan, sejumlah perusahaan pelat merah menyampaikan komitmen untuk ikut mensukseskan program transisi energi.
Salah satunya, Bank Rakyat Indonesia (BRI), yang sudah menegaskan diri menghentikan kredit kepada pelaku usaha yang bergerak di sektor ekstaktif batu bara. [KPJ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya