Dewan Pers

Dark/Light Mode

PHE OSES Gandeng Kopaska Simulasi Pembebasan Sandera

Jumat, 17 Juni 2022 10:07 WIB
Bekerja sama dengan Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI Angkatan Laut, PHE OSES gelar latihan Penanggulangan Kondisi Darurat (PKD) di Kawasan Pulau Pabelokan, Kepulauan Seribu, Selasa (14/6). (Foto: Istimewa)
Bekerja sama dengan Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI Angkatan Laut, PHE OSES gelar latihan Penanggulangan Kondisi Darurat (PKD) di Kawasan Pulau Pabelokan, Kepulauan Seribu, Selasa (14/6). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pertamina Hulu Energi Offshore Southeast Sumatera (PHE OSES) yang merupakan bagian dari Regional Jawa Subholding Upstream Pertamina, terus meningkatkan sistem keamanan fasilitas operasinya.

Bekerja sama dengan Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI Angkatan Laut, PHE OSES gelar latihan Penanggulangan Kondisi Darurat (PKD). Latihan ini dilakukan berupa simulasi pembebasan sandera di Barge Cosl 222 yang berlabuh tidak jauh dari anjungan lepas pantai Cinta yang dikelola PHE OSES, di kawasan Pulau Pabelokan, Kepulauan Seribu, Selasa (14/6).

General Manager PHE OSES Antonius Dwi Arinto mengatakan, kerja sama ini dilakukan dalam rangka sinergi antar-instansi negara. Tujuannya, sebagai upaya berkelanjutan pengamanan fasilitas produksi PHE OSES selaku obyek vital nasional atau obvitnas.

"Harapannya, kompetensi yang dimiliki Kopaska TNI AL dapat mendukung PHE OSES melakukan upaya preventif program keselamatan lingkungan selama operasional berlangsung," ucap Antonius di Pabelokan, Kepulauan Seribu.

Berita Terkait : SDG Bond Jadi Solusi Pembiayaan SDGs Indonesia

Kesempatan kerja sama dengan Kopaska TNI AL seperti sekarang, menurut Antonius, juga dimanfaatkan untuk menguji kehandalan protokol PKD yang selama ini dijalankan PHE OSES melalui Manajemen Penanggulangan Keadaan Krisis dan Darurat (ERCM).

Protokol ini turut melibatkan personil terlatih dan tim manajemen yang kompeten untuk melakukan koordinasi penanganan darurat yang terjadi di wilayah operasi PHE OSES.

Antonius mengapresiasi kerja sama latihan penanggulangan kondisi darurat di wilayah operasi PHE OSES sebagai upaya peningkatan kesiapsiagaan pengamanan obvitnas.

"Latihan bersama ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kehandalan personil PHE OSES dalam menghadapi eskalasi gangguan keamanan yang dapat menghambat capaian target produksi migas," katanya.

Berita Terkait : KAI Gandeng Transjakarta Tingkatkan Pelayanan Ke Pelanggan

Simulasi didukung penggunaan berbagai alutsita canggih milik TNI AL. Selain itu, sebanyak 240 personel Kopaska dan tim pendukung TNI AL lainnya terlibat dalam latihan pembebasan sandera yang berlangsung selama 5 hari sejak 12 Juni 2022 lalu.

Salah satu fasilitas operasi PHE OSES yang berada di gugus Kepulauan Seribu, Pulau Pabelokan, digunakan sebagai pangkalan aju pasukan Kopaskan sebelum melakukan simulasi penyerbuan pembebasan sandera di Barge Cosl 222 pada 14 Juni 2022 pagi.

Wakil Komandan Pusat KOPASKA TNI AL Kolonel Laut (P) Baroyo yang juga terlibat langsung dalam giat Latihan Pasukan Khusus Kopaska Tahun Anggaran 2022 berkesempatan menyampaikan apresiasinya.

"Terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada kami untuk mengaplikasikan hal teknis dan taktis secara langsung di lapangan," ucapnya.

Berita Terkait : Pejabatnya Kapan Jadi Tersangka

Simulasi pembebasan sandera, kata Assistant Manager Security PHE OSES Frans R Junior juga dimanfaatkan sebagai bahan evaluasi tugas dan tanggung jawab personel pengamanan internal perusahaan dalam memastikan kondusivitas operasional migas.

"Latihan ini juga sebagai penyegaran panduan yang tercantum dalam rencana tanggap darurat atau Emergency Response Plan (ERP) PHE OSES," pungkas Frans. ■