Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Imbas Subsidi BBM Bengkak
Tagar #ReformasiSubsidiUntukRakyat Menggema
Jumat, 2 September 2022 12:01 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Besarnya subsidi BBM yang dikeluarkan oleh pemerintah membuat warganet bereaksi. Hal itu terlihat dari tagar #ReformasiSubsidiUntukRakyat menjadi salah satu topik yang trending, alias trending topic, di Twitter.
Pemerintah menyampaikan, subsidi (BBM) bakal mencapai lebih dari Rp 698 triliun sampai akhir 2022 jika tidak ada tindakan pembatasan volume dan menaikkan harga.
Jumlah tersebut melampaui kuota yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2022 senilai Rp 502,4 triliun.
Baca juga : Subsidi BBM Bengkak, Warganet Gaungkan Tagar #SubsidiHarusTepatSasaran
Salah satu warganet yang menyarankan agar ada reformasi subsidi adalah @Pemburu_Kecil. Dia mengatakan, subsidi harus fokus pada orang-orang yang berhak menerima.
Selama ini subsidi BBM itu dirasa kurang tepat karena lebih banyak masyarakat mampu yang memanfaatkannya. Sementara masyarakat tidak mampu hanya sedikit yang mendapatkan manfaatnya.
"Kita dukung #ReformasiSubsidiUntukRakyat agar hanya yang berhak saja yang mendapatkannya," cuit @Pemburu_Kecil.
Baca juga : BEM RI Minta Subsidi BBM Dialihkan Untuk Kebutuhan Warga Miskin
Akun @Abang_Atus juga mendukung adanya penyesuaian harga dan pengalihan subsidi BBM agar bisa dinikmati masyarakat yang berhak.
"Selama ini subsidi BBM 80 persen dinikmati oleh rumah tangga mampu. Maka untuk itu mesti kita dukung adanya reformasi subsidi BBM ini. Dengan penyesuaian harga atau pengalihan subsidi BBM untuk perlindungan dan jaminan masyarakat kalangan bawah. #ReformasiSubsidiUntukRakyat," komentar @Abang_Atus.
Sementara @ginidehput meminta subsidi bbm harus tepat sasaran.
Baca juga : RI Dan Saudi Bentuk Taskforce Untuk Tambah Kuota Haji 2023
"Pengalihan subsidi BBM udah tepat, tetapi harus tepat sasaran juga, agar bisa mengurangi tekanan pada masyarakat dan benar-benar sampai kepada yang membutuhkan. ReformasiSubsidiUntukRakyat," saran @ginidehput.
Pemerintah telah menetapkan bantuan pengalihan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) sebesar Rp 24,17 triliun. Bantuan itu ditujukan untuk mengurangi tekanan terhadap masyarakat di tengah kenaikan harga barang dan juga mengurangi kemiskinan.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya