Dark/Light Mode

Bantuan Untuk Korban Tsunami Terus Disalurkan

Kerja Keras 24 Jam, PLN Pulihkan Kelistrikan Pasca Tsunami

Selasa, 25 Desember 2018 08:44 WIB
Kerja keras PLN memulihkan kelistrikan pasca tsunami di Desa Kalicaah, Tanjung Lesung Pandeglang, Banten. Ini adalah bentuk tanggap darurat PLN terhadap musibah tsunami yang menghantam sebagian wilayah Provinsi Banten dan Lampung pada Sabtu (22/12). (Foto: istimewa)
Kerja keras PLN memulihkan kelistrikan pasca tsunami di Desa Kalicaah, Tanjung Lesung Pandeglang, Banten. Ini adalah bentuk tanggap darurat PLN terhadap musibah tsunami yang menghantam sebagian wilayah Provinsi Banten dan Lampung pada Sabtu (22/12). (Foto: istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dua hari pasca bencana tsunami yang menerjang kawasan Banten dan Lampung, PLN terus berupaya melakukan percepatan perbaikan infrastruktur kelistrikan di daerah terdampak. Selain itu, PLN juga memberikan bantuan berupa bahan makanan, makanan bayi, obat-obatan, peralatan ibadah, peralatan mandi, dan popok bayi.

Di Desa Way Mulih, Kalianda Lampung yang merupakan salah satu desa terdampak parah tsunami, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Lampung menerjunkan tim pelayanan teknik sebanyak 40 orang dan pegawai teknik ke lokasi bencana, untuk membantu memulihkan kondisi kelistrikan secepatnya. Dari total 30 gardu distribusi di lokasi tersebut, 27 gardu distribusi telah berhasil dipulihkan. 90 persen pemulihan kelistrikan di desa tersebut, berjalan dengan baik.

Baca juga : Dirut PLN Pimpin Pelepasan Jenazah GM UIT JBB Trino Erwin

Selain pemulihan infrastruktur kelistrikan, PLN bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) juga memberikan sejumlah bantuan baik medis maupun non medis. Tak kalah penting, YBM PLN juga memberikan beasiswa lanjut pendidikan hingga tamat SMA, kepada dua anak yatim piatu korban bencana tersebut.

“PLN akan bekerja siang malam demi mempercepat proses perbaikan infrastruktur kelistrikan di daerah terdampak, Lampung maupun Pandeglang. Semoga dengan hadirnya listrik, bisa memberikan sedikit cahaya bagi mereka yang terdampak tsunami” ungkap Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN, I Made Suprateka, dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi Rakyat Merdeka.

Baca juga : BUMN Gerak Cepat

Di wilayah Pandeglang dan Carita, Banten, saat ini PLN telah berhasil menyalakan 180 gardu. Gardu yang masih padam dan dalam upaya perbaikan berjumlah 68. Selain itu, 16 tiang transmisi berhasil didirikan kembali. Dengan kekuatan tim 199 personil yang disebar di wilayah terdampak tsunami, PLN juga mendatangkan sejumlah bantuan dari seluruh Pelayanan Teknis yang terdiri dari Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Banten, UP3 Disjaya, UP3 Bogor, dan tim PDKB (Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan). [HES]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.