Dark/Light Mode

Genjot Ekspansi Perusahaan

Tiga Anak Usaha BUMN Dipatok IPO Semester Ini

Minggu, 12 Maret 2023 07:30 WIB
Staf Khusus III Menteri BUMN Arya Sinulingga menjadi narasumber di acara BUMN Goes to Campus (BGTC), bertempat di Telkom University, Bandung. (Foto: Istimewa).
Staf Khusus III Menteri BUMN Arya Sinulingga menjadi narasumber di acara BUMN Goes to Campus (BGTC), bertempat di Telkom University, Bandung. (Foto: Istimewa).

 Sebelumnya 
Nantinya, dana yang diraup dari hasil IPO tersebut bisa memenuhi kebutuhan ekspansi perusahaan. Di antaranya, un­tuk mengakuisisi ladang migas (minyak dan gas).

Dihubungi terpisah, Senior Vice President (SVP) Sekretaris Perusahaan Pupuk Kaltim Teguh Ismartono mengakui, pihaknya bersama pemegang saham akan terus berupaya mencari berbagai opsi pendanaan yang tepat.

“Untuk segala opsi terse­but, kami akan mempersiapkan dengan baik. Agar ke depannya setiap instrumen yang dibutuh­kan telah tersedia dan prosesnya berjalan baik,” kata Teguh ke­pada Rakyat Merdeka, kemarin.

Baca juga : Asosiasi Pengusaha Bentuk Forum Komunikasi Bersama

Teguh menjelaskan, setelah beroperasi selama 54 ta­hun, PKT tengah berada di fase pertumbuhan kedua, dengan target performa dan rencana pertumbuhan perusahaan yang berkelanjutan.

Karenanya, pihaknya akan ter­us berupaya menjalankan peran perusahaan dalam memenuhi kebutuhan pupuk dalam negeri. Serta, mendukung ketahanan pangan nasional.

“Kami optimistis bisa tetap terus unggul di industri pupuk Indonesia, bahkan di pasar man­canegara, yaitu Asia Pasifik,” ucapnya.

Baca juga : BUMN Pede Stok & Harga Pangan Aman Terkendali

Sebelumnya, Wakil Menteri BUMN Pahala Mansury mengatakan, IPO Pupuk Kaltim bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi pupuk pe­rusahaan.

Saat ini, kapasitas produksi Pupuk Kaltim mencapai 6,5 juta ton per tahun dan merupakan kontributor terbesar bagi PT Pu­puk Indonesia (Persero), selaku induk perusahaan.

Kapasitas dari Pupuk Kaltim, khususnya dalam memproduksi urea adalah yang terbesar di Asia Tenggara.

Baca juga : Gobel Minta Pengusaha Jepang Tak Ragu Investasi Di IKN

“Targetnya, di semester I-2023 seluruh proses IPO (anak BUMN) ini sudah selesai,” kata Pahala dalam Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR di Jakarta, Rabu (7/12/2022). ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.