Dark/Light Mode

Iklan Apartemen Investasi Terbaik di Ibukota Negara, Naga Ketiban Duren Runtuh

Rabu, 28 Agustus 2019 11:55 WIB
Borneo Bay City. (Foto: Istimewa).
Borneo Bay City. (Foto: Istimewa).

 Sebelumnya 
Tak hanya wisata, Borneo Bay City akan dikonsepkan seperti Central Park di Jakarta Barat. Akan ada 3 buah mall dan satu hotel Pullman yang di bangun di sana.

Bedanya dengan Central Park, Borneo Bay City ada di pinggir laut. Karena itu, fasili tas yang di siapkan akan serupa dengan Pantai Mutiara.

“Nanti kita ada jetski,” im buh nya. Harga Borneo Bay City akan dinaikkan 5 persen per 1 Selain APL, Bagus menyebut 2 raksasa properti lain; Sinarmas dan Ciputra.

Sinarmas Land punya cadangan lahan masing-masing 200 hektar di Balikpapan dan di Samarinda. Sementara APL dan Ciputra, dia tak ingat persisnya.

Baca juga : Anies Yakin, Tanpa Status Ibu Kota Negara, Ekonomi Jakarta Tetap Jalan

Bagus menyebut, dalam 4 tahun terakhir, properti di Kaltim tengah mandek. Pemindahan ibukota akan berdampak siginifikan untuk mengembalikan gairah properti di sana.

Direktur Ciputra Development Harun Hajadi pun mengonfirmasi bila perseroan memiliki lahan seluas 870 hektar di Kalimantan Timur. Mayoritas lahan, yakni 590 hektar berada di Samarinda.

Rinciannya adalah Citra Grand Senyiur City 397 hektare, Citra Garden City 100 hektar, dan Citra Land City Samarinda 93 hektar. Direktur Sinar Mas Land Ignesjz Kemalawarta, tak mau menjawab saat dikonfirmasi. “Masih rahasia,” seloroh dia.

Sementara Direktur Bumi Serpong Damai Hermawan Wijaya mengonfirmasi perseroan memiliki lahan seluas tersebut. Dia membenarkan jika perseroan memiliki cadangan lahan seluas 515 hektar di Balikpapan dan Samarinda.

Baca juga : 2020, Konstruksi Dasar Ibu Kota Negara Di Kaltim Mulai Dibangun

“Kurang lebih (segitu). Untuk Balikpapan saat ini sedang ber jalan pembangunannya sedangkan Samarinda masih belum dibangun sama sekali,” akunya.

Di jagat Twitter, netizen alias warganet memgomentari, APL dapat durian runtuh. “Wah, naga dapat durian runtuh nih dari pemindahan ibukota, Agung Podomoro udah gercep aja langsung ngiklan,” cuit @AlsNugrahaa.

Akun @jusdalle mencuit hampir serupa. Menurutnya, proyek Borneo Bay City sudah tujuh tahun dipasarkan. Namun, selama ini kurang laris.

Sehingga, momentum pemerintah memindahkan ibu kota negara ke Provinsi Kalimantan Timur dianggap menjadi berkah tersendiri bagi APLN.

Baca juga : Inovasi Desa RI Harus Jadi Contoh Negara-negara Dunia

“Borneo Bay City ini superblok Podomoro yang dibangun dan dipasarkan sejak 2013. Sudah 7 tahun. Rupanya kurang laris. Momentum. Pindah Ibu Kota jadi berkah,” tulisnya.

Sementara @FitriYasmin juga menyebut, APL langsung tancap gas memanfaatkan momen pemindahan ibukota. “Laris manis tanjung kimpul, ibukotanya pindah cukongnya ngumpul. Gercep banget yah, udah beriklan aje dia. Pengumumannya kan baru kemarin,emang bikin project plan kaya gini sehari dua hari kelar? Proyek reklamasi yang gagal kudu ada penggantinya yee kaaan,” selorohnya. [OKT]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.