Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
DPR Bakal Fit And Proper Test 4 Calon
DK OJK, Ayo Gerak Cepat Awasi Aset Kripto-Fintech
Jumat, 7 Juli 2023 07:30 WIB
Sebelumnya
Selain itu, lanjutnya, calon yang bisa memberikan penguatan industri keuangan, terutama meningkatan potensi bisnis Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
Terpisah, Direktur Eksekutif Segara Institute Piter Abdullah mengatakan, dari nama-nama calon yang beredar, diketahui punya kapasitas mumpuni untuk menjabat posisi baru pada DK-OJK.
Namun saat ini tantangannya, lanjut Piter, para calon yang terpilih ini harus bisa menciptakan industri jasa keuangan yang aman dan dapat diandalkan, serta dipercaya masyarakat.
Baca juga : Calon DK OJK Jalani Fit And Proper Test, Ini Pesan Dan Harapan Bamsoet
“Selain itu, tetap harus bisa mendorong inovasi agar tidak tertinggal dari negara lain,” kata Piter kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Piter menegaskan, jabatan baru terkait pengawasan keuangan digital dan aset kripto saat ini memang sangat relevan dalam industri keuangan digital. Untuk itu, regulator diminta beradaptasi juga secara cepat.
Artinya, imbuh Piter, regulator tidak boleh ketinggalan. Bahkan harusnya selangkah lebih maju dari industri.
Baca juga : Bamsoet Harap Fit And Proper Test OJK Di DPR Hasilkan Pimpinan Terbaik
“OJK harus gerak cepat terkait pengawasan, terutama dalam mengantisipasi dan meminimalisasi kasus penipuan yang terjadi di sektor keuangan,” tegasnya.
Dalam Undang-undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) mengamanatkan penambahan dua DK atau kepala eksekutif baru dalam struktur OJK.
Dua posisi baru OJK tersebut merupakan pemecahan tugas yang sebelumnya di bawah Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Nonbank (IKNB).
Baca juga : Booster Petani Jabar, Kementan Gerak Cepat Kucurkan Taxi Alsintan
Tugas pengawasan IKNB sebelumnya dinilai berat, karena sektor yang diawasi terlalu luas. Apalagi pasca semakin berkembangnya industri digital.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya