Dark/Light Mode

Top, Laba Bank Mandiri Melesat Rp 25,2 Triliun

Selasa, 1 Agustus 2023 07:30 WIB
Jajaran Direksi Bank Mandiri memberikan paparan publik kinerja Bank Mandiri Triwulan II-2023, di Jakarta, Senin (31/7). Hadir dalam acara ini, dari kiri, Direktur Teknologi Informasi Bank Mandiri Timothy Utama, Direktur Manajemen Risiko Ahmad Siddik Badruddin, Direktur Utama Darmawan Junaidi, Wakil Direktur Utama Alexandra Askandar dan Direktur Keuangan dan Strategi Sigit Prastowo. (Foto: AMA/Rakyat Merdeka/RM.id)
Jajaran Direksi Bank Mandiri memberikan paparan publik kinerja Bank Mandiri Triwulan II-2023, di Jakarta, Senin (31/7). Hadir dalam acara ini, dari kiri, Direktur Teknologi Informasi Bank Mandiri Timothy Utama, Direktur Manajemen Risiko Ahmad Siddik Badruddin, Direktur Utama Darmawan Junaidi, Wakil Direktur Utama Alexandra Askandar dan Direktur Keuangan dan Strategi Sigit Prastowo. (Foto: AMA/Rakyat Merdeka/RM.id)

 Sebelumnya 
Transformasi Digital

Tak hanya itu, Darmawan menambahkan upaya transfor­masi digital Bank Mandiri telah membuahkan hasil yang positif. Hasil ini tercermin dari transaksi digital Bank Mandiri melalui Livin’ dan Kopra by Mandiri yang tumbuh signifikan.

Melalui serangkaian inovasi yang dilakukan dalam setahun terakhir, aplikasi perbankan super lengkap milik Bank Mandiri ini sudah mengelola lebih dari 1,3 miliar transaksi, dengan total nilai mencapai Rp 1.500 triliun atau naik 43,4 persen secara yoy.

Sampai dengan pertengahan tahun 2023, aplikasi super an­dalan Bank Mandiri ini telah diunduh lebih dari 28,5 juta kali dengan jumlah pengguna mencapai 19,2 juta.

Baca juga : Joss, Laba Bank Mandiri Tembus Rp 25,2 Triliun

Sedangkan untuk layanan Wholesale Digital Super Plat­form Kopra by Mandiri, telah berhasil mengelola Rp 9.262 triliun transaksi hingga kuartal II-2023, atau tumbuh 8,6 persen secara yoy.

Pertumbuhan pengguna Kopra by Mandiri, yang kini juga telah hadir dalam versi mobile app, juga meningkat 123,2 persen yoy menjadi 123 ribu pengguna.

Kehadiran Livin’ dan Kopra by Mandiri juga turut menyum­bang pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) khususnya dana murah yang signifikan.

“Ini bukti bahwa transfor­masi digital Bank Mandiri telah berkontribusi signifikan terhadap kinerja keuangan perse­roan,” jelas Darmawan.

Baca juga : Laba Bersih CIMB Niaga Melesat 27,6 Persen Tembus Rp 3,23 Triliun

Dari total DPK secara konsolidasi Bank Mandiri tumbuh positif 8,47 persen yoy dari Rp 1.318,42 triliun di kuartal II-2022 menjadi Rp 1.430,13 triliun di akhir kuartal II 2023, yang ditopang oleh dana murah atau Current Account and Saving Account (CASA).

Tabungan secara konsolidasi tumbuh 5,80 persen yoy menjadi Rp 552,4 triliun dan giro secara konsolidasi melesat 21,2 persen yoy menjadi Rp 497,6 triliun.

Tidak berhenti di situ, trans­formasi digital Bank Mandiri juga dilakukan dengan mendigitalisasi kantor cabang untuk mengoptimalkan layanan ke­pada nasabah.

Bertajuk Smart Branch, bank berlogo pita emas ini telah men­transformasi 241 kantor cabang di seluruh Indonesia.

Baca juga : Rupiah Awal Pekan Melesat Ke Rp 15.088

Melalui konsistensi pengem­bangan bisnis dan transformasi digital, saham Bank Mandiri (BMRI) pun berhasil menoreh­kan penguatan harga mencapai level tertinggi baru sepanjang masa atau all time high menjadi Rp 5.700 per lembar saham pada perdagangan Kamis (27/7). Bah­kan sejak stock split dengan ra­sio 1:2 pada 4 April 2023, saham BMRI tercatat telah naik sekitar 8,2 persen sampai dengan perda­gangan Kamis (27/7).

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Selasa 1/8/2023 dengan judul Top, Laba Bank Mandiri Melesat Rp 25,2 Triliun

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.