Dark/Light Mode

Jalankan Tugas Dari Menteri Erick, BNI Perkuat Lindungi Pekerja Migran

Rabu, 23 Agustus 2023 14:04 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir (kedua kanan) dalam diskusi bersama para diaspora di acara Indonesia Cafe Talk, di Tokyo, Jepang, Senin (21/8). (Foto: Dok. BNI)
Menteri BUMN Erick Thohir (kedua kanan) dalam diskusi bersama para diaspora di acara Indonesia Cafe Talk, di Tokyo, Jepang, Senin (21/8). (Foto: Dok. BNI)

 Sebelumnya 
Erick menyampaikan, kebanyakan pekerja migran Indonesia di luar negeri saat ini sangat rentan karena tidak memiliki perlindungan hukum, perlindungan jaminan kesehatan dan kecelakaan kerja di tempat kerja karena statusnya yang ilegal.

Bahkan, Erick mendengar cerita dari anak muda Indonesia yang cacat akibat kecelakaan kerja dan tidak mendapatkan benefit asuransi perlindungan kerja di tempat kerjanya di luar negeri.

Baca juga : Tekan Polusi Udara, Kemenperin Minta Ini Ke Industri

Untuk itu, Erick menekankan, BNI juga memiliki tugas untuk mengakomodir para diaspora agar bisa mengembangkan usahanya di luar negeri dengan kemudahan akses perbankan.

“Saya minta BNI menjadi ekosistem databased pekerja migran. Saya juga minta kepada BNI untuk diaspora di luar negeri dibantu secara perbankan,” sebutnya.

Baca juga : Manjakan Traveler, AP II Perkuat Layanan Dan Digitalisasi Bandara Soetta

Lebih lanjut, Erick mengatakan untuk mempermudah pengelolaan data para pekerja migran dan diaspora, sebaiknya perlu adanya dual citizenship atau kewarganegaraan ganda.

Hal ini dinilai Erick bisa membantu pembangunan negara melalui sinergitas antara BNI, kedutaan besar di masing-masing negara, diaspora, hingga pekerja migran.

Baca juga : Nelayan Ganjar Beri Edukasi Budi Daya Rumput Laut Bagi Warga Di Takalar

“Saya dorong kalau bisa ke depan ada dual citizenship. Kalau dari bangsa Indonesia bisa membangun bangsanya sendiri kenapa enggak, hal-hal yang ini yang mau kita dorong bikin terobosan,” pungkas Erick. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.