Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Logonya Dicabut, Polemik Garuda Vs Sriwijaya Air Makin Panas
Rabu, 25 September 2019 20:03 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Hubungan Garuda Indonesia dan Sriwijaya Air makin panas. Garuda memutuskan untuk mencabut logonya di armada Sriwijaya Air.
Hal ini dilakukan menindaklanjuti perkembangan yang terjadi atas dispute kerja sama Manajemen (KSM) Garuda Indonesia Group dan Sriwijaya Air Group.
Baca juga : Konektivitas Dikebut, Menhub Yakin Pariwisata Joglosemar Makin Ramai
“Pencabutan logo Garuda pada armada Sriwijaya Air merupakan upaya dalam menjaga brand Garuda Group, khususnya mempertimbangkan konsistensi layanan Sriwijaya yang tidak sejalan dengan standarisasi layanan Garuda sejak adanya dispute KSM tersebut,” ujar Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia Ikhsan Rosan dalam keterangan tertulisnya, kepada Rakyat Merdeka, Rabu (25/9).
Ikhsan menjelaskan, pencabutan logo tersebut, semata-mata dilakukan untuk memastikan lambang Garuda sesuai dan menjadi representasi tingkat safety dan layanan yang di hadirkan dalam penerbangan.
Baca juga : Tiga Eks Direksi Garuda Dicopot Dari Sriwijaya Air
“Hal tersebut tentunya sangat kami sayangkan khususnya mengingat perkembangan atas situasi yang terjadi tidak sesuai dengan komitmen KSM antara Garuda Indonesia Group dan Sriwijaya Air Group,” katanya.
Menurutnya, pencabutan logo Garuda dilakukan melalui pertimbangan matang agar komitmen kerja sama manajemen antara Garuda Group dan Sriwijaya Air Group benar benar dipahami oleh pihak-pihak terkait.
Baca juga : Punya Baju Baru, New Sienta Makin Stylish Dan Sporty
“Adapun pencabutan logo Garuda Indonesia pada armada Sriwijaya Air tersebut saat ini sedang sedang dalam proses pengerjaan lebih lanjut,” jelasnya. [KPJ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya