Dark/Light Mode

Perluas Layanan Digital, BRI Genjot Dana Murah

Rabu, 11 Oktober 2023 21:00 WIB
BRI mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, dengan fokus memperluas layanan digital perbankan. (Ilustrasi BRI)
BRI mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, dengan fokus memperluas layanan digital perbankan. (Ilustrasi BRI)

 Sebelumnya 
Seperti diketahui, BRI tercatat sebagai bank yang masif mendorong ekspansi di ruang digital.

BRI saat ini telah menerapkan open API atau open banking, yakni konsep yang memungkinkan perbankan untuk berbagi data finansial dengan pihak ketiga.

Dengan open banking, nasabah lebih mudah men-transfer dana hingga melakukan pembayaran.

BRIAPI atau open banking milik BRI saat ini telah menjangkau lebih dari 400 perusahaan mitra di seluruh Indonesia, baik digital maupun non-digital.

Baca juga : Perumda Dharma Jaya Jamin Distribusi Subsidi Pangan Murah KJP Tepat Sasaran

BRIAPI juga merupakan platform Open API pertama di Indonesia yang telah memperoleh sertifikasi ISO:27001 dan PADSS (Payment Application Data Security Standard) untuk menjamin keamanan data pelanggan.

Linier dengan inovasi tersebut, CASA BRI meningkat signifikan setiap tahunnya. Dalam rata-rata lima tahun hingga kuartal I-2023, CASA BRI tumbuh 8,7 persen year on year (yoy).

Per kuartal II-2023, rasio CASA BRI naik 40 basis poin (bps) menjadi 65,49 persen dibandingkan kuartal II-2022. Tak hanya itu, CASA BRI naik 10,1 persen yoy sepanjang semester I 2023 menjadi Rp 815,42 triliun.

Pada periode yang sama, deposito naik 8,4 persen yoy menjadi Rp 429,69 triliun.

Baca juga : Pertamina Regional JBB Gelar Pelatihan Skill Pengawas Dan Operator

Sementara itu, Peneliti senior dari Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Trioksa Siahaan mengatakan, kunci menggaet nasabah ritel adalah kelengkapan, kemudahan, dan keamanan layanan.

Formula tersebut masih berlaku hingga era digital seperti saat ini.

“Bedanya saat ini preferensi nasabah melakukan transaksi secara online, mulai dari beli pulsa, beli listrik, beli makanan,” katanya.

Artinya sambung Trioksa, dengan memberikan pengalaman lebih baik dalam mendukung transaksi dalam jaringan (online), bank memiliki kesempatan lebih besar untuk mendulang nasabah baru.

Baca juga : Pemilu Dengan Riang Gembira

Trioksa menambahkan, dengan bertambahnya nasabah, bank akan mendapatkan keuntungan berupa likuiditas, khususunya dana murah.

“Untuk itu dalam beberapa tahun terakhir, perkembangan industri perbankan tidak terlepas dari semakin masifnya penerapan teknologi anyar. Di sisi lain, perbankan juga memperkuat kepercayaan nasabah melalui tingkat bunga yang kompetitif dan layanan yang baik,” ujar Trioksa.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.