Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Waspada Kiriman File PDF Via WhatsApp, Modus Baru Pencurian Data
Jumat, 3 November 2023 16:06 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pengguna WhatsApp sebaiknya lebih berhati-hati saat menerima file dari nomor yang tidak dikenal. Pasalnya, penipu kini memakai modus baru dengan mengirim format file PDF melalui chat WhatsApp.
Modus baru ini makin marak setelah kasus kejahatan siber dengan modus pengiriman undangan pernikahan online melalui file berformat .APK (Android Package Kit).
Beredar informasi di media sosial soal pencurian data elektronik atau phising dengan menggunakan file pdf.
Dalam informasi tersebut disampaikan, modus pencurian atau phising sudah berganti dari menggunakan file .apk menjadi .Pdf dengan huruf P besar.
Dalam informasi itu disebutkan file PDF asli menggunakan huruf kecil .pdf sementara yang palsu menggunakan P besar, yaitu .Pdf.
Baca juga : Jokowi Ajak Pimpinan Dunia Usaha Tinjau Persemaian Mentawir
Menanggapi informasi tersebut, pakar keamanan siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya, memberikan penjelasan.
Kata Alfons, flyer yang menyebar di media sosial itu memuat mis informasi.
Alfons mengatakan, penipu biasanya menggunakan file APK untuk mengelabui pengguna.
File tersebut disamarkan sebagai undangan pernikahan, surat tilang elektronik, hingga bukti pengiriman paket.
File dengan ekstensi APK adalah file berisi aplikasi yang digunakan untuk menginstal aplikasi yang tidak tersedia di toko aplikasi resmi Android yaitu Google Play Store.
Baca juga : Wapres Bangun Perdamaian
Setelah pengguna membuka file tersebut, otomatis aplikasi tersebut terinstall. Aplikasi yang tertanam dalam file APK adalah aplikasi yang pada prinsipnya merupakan aplikasi pencuri SMS.
Setelah mengklik aplikasi tersebut dapat mencuri semua SMS dan diteruskan ke penipu.
“Semua aplikasi yang menggunakan SMS dalam verifikasinya, seperti M-Banking, kartu kredit, akun Whatsapp, akun media sosial, atau email akan bisa dieksploitasi atau dicuri,” kata Alfons, saat berbincang dengan RM.id, Jumat (3/11/2023).
Alfons menambahkan, meski APK hanya bisa mencuri pesan SMS, tetapi kalau SMS yang dicuri adalah SMS otorisasi pemindahan akun Whatsapp, akun Whatsapp akan berpindah tangan.
"Tentunya semua pesan Whatsapp akan bisa dicuri,” ujarnya.
Baca juga : Hadirkan Fitur Andalan Transfer Valas, Bank Mandiri Dongkrak Dana Murah
Nah lalu bagaimana dengan file .Pdf ?
Menurut dia, ada kesalahan informasi dalam flyer tersebut. Karena faktanya file .apk yang diganti nama menjadi .Pdf maupun .pdf tidak ada bedanya.
Justru kalau .apk diganti nama jadi .pdf kecil, WhatsApp akan otomatis memberikan icon PDF kepada file .apk tersebut.
"Hal ini malah membuat korban lengah terhadap lampiran .pdf," kata Alfons.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya