Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kuasai 1,26 Juta Ton
Stok Beras Bulog Kuat Untuk Stabilitas Harga
Sabtu, 23 Desember 2023 07:20 WIB
Sebelumnya
Sesuai penugasan, imbuh Bayu, Bulog sudah mendatangkan sebanyak 171 ribu ton jagung pakan yang dijual ke peternak sasaran. Ini sesuai dengan harga yang ditetapkan Pemerintah. Langkah ini untuk meredam kenaikan harga jagung pakan yang terjadi akhir ini.
“Upaya dan beberapa program yang dilakukan Pemerintah melalui Bulog, terbukti efektif dalam meredam gejolak harga pangan yang terjadi di sepanjang tahun 2023,” kata Bayu.
Baca juga : Bank DKI Berikan Bantuan Modal Untuk UMKM Disabilitas
Terpisah, Guru besar IPB sekaligus Ketua Umum Asosiasi Bank Benih dan Teknologi Tani Indonesia (AB2TI) Dwi Andreas Santosa mengungkapkan, dari data yang dihimpun olehnya, selama 10 tahun terakhir produksi padi menurun dari 58,70 juta Gabah Kering Giling (GKG) menjadi 53,63 juta ton.
Sementara selama pemerintahan saat ini, produksi padi menurun rata-rata 1 persen tiap tahun.
Baca juga : Beras Aman Untuk Nataru
“Sehingga ketersediaan beras saat ini masih cukup mengkhawatirkan. Karena awal tahun depan harga beras berpotensi terus naik,” ujar Dwi kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Ia mengatakan, lantaran kurangnya produksi dan stok beras yang rendah, menyebabkan harga mulai naik sejak Juli 2023. Penurunan produksi padi di tahun 2023 setara 0,65 juta ton beras.
Baca juga : Penerapan SPBE Bisa Perkuat Akuntabilitas Pemerintahan
Jika tren penurunan produksi beras terus terjadi, Andreas memperkirakan, konsumsi masyarakat Indonesia 50 persen adalah gandum pada 2050.Menurut Andreas, cadangan pangan masyarakat di rumah saat ini lebih banyak yang berbahan baku gandum. Ia menyebut, gandum kini telah menggantikan 28 persen konsumsi pangan pokok masyarakat.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya