Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Gelar The Local Market–Spring Edition, Peruri Rangkul Lebih dari 100 Jenama Lokal
Selasa, 27 Februari 2024 18:04 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pernah menjadi situs bersejarah uang rupiah dicetak dengan kisah-kisah yang bergema sepanjang waktu, Kota Peruri yang berlokasi di Jalan Palatehan, Kebayoran Baru-Jakarta Selatan, telah mengalami transformasi yang luar biasa.
Melestarikan kemegahan arsitekturnya, salah satu sisi area ini berkembang menjadi ruang kreatif dan hiburan yang dikenal dengan M Bloc Space.
Saat pengunjung menjelajahi Kota Peruri, mereka dikelilingi sekilas masa lalu yang digambarkan melalui bangunan tua bersejarah, berbagai mural yang mulai memudar, dan ruang rahasia yang membisikkan sejarah situs yang kaya.
Perpaduan sempurna antara area komersil dan warisan bersejarah sebagai bukti hidup berlalunya waktu.
Merangkul semangat dari para komunitas lokal, situs warisan yang telah diubah ini akan menjadi tempat diselenggarakannya The Local Market–Spring Edition selama akhir pekan di awal Maret 2024.
Kota Peruri merupakan bangunan bersejarah milik Peruri, BUMN yang bertugas mencetak Uang Rupiah RI yang kini telah bertransformasi menjadi perusahaan teknologi (technology company).
Baca juga : Komit Kejar Target Net Zero Emission, ini Langkah dari Prabowo-Gibran
The Local Market lahir dari sebuah ide untuk mengumpulkan para pengrajin lokal untuk menampilkan serta menjual produknya ke masyarakat.
“Kami berfokus kepada produk lokal buatan Indonesia yang telah dikurasi dan berdampak sosial, salah satunya untuk pemberdayaan masyarakat di bidang wirausaha,” kata Titonius Karto selaku Founder of The Local Market dan Ku Ka dalam keterangannya, Selasa (27/2/2024).
Titonius menambahkan, The Local Market lebih dari sebuah tempat untuk membeli atau menjual barang, di sini semua individu bersatu untuk menyuguhkan event yang dinamis serta membentuk suatu komunitas yang saling bersinergi.
“Kami percaya dengan membentuk lingkungan yang suportif tanpa suasana kompetitif, para pemilik jenama lokal dapat menciptakan hubungan yang harmonis antar sesama dan pengunjung," ujar Titonius.
Hal ini dilakukan untuk saling mendukung produk kerajinan tangan serta membuat pergerakan untuk memperkenalkan produk lokal kepada masyarakat.
Lebih dari 100 jenama lokal yang terkurasi akan hadir meramaikan acara “The Local Market–Spring Edition”.
Baca juga : Menteri LHK Gelar Expert Meeting dengan Para Guru Besar Fakultas Kehutanan UGM
The Local Market edisi kali ini diadakan di Kota Peruri pada 1-3 Maret 2024 mulai pukul 10 pagi hingga 8 malam, yang dimeriahkan ratusan jenama lokal dari berbagai jenis industri kerajinan dan produk handmade.
Penampilan seni budaya lewat tarian dan alunan musik gamelan serta penampilan musisi lokal yang dikemas secara spesial.
UMKM Binaan Peruri, Kriti by Lusy dan Addictea menjadi salah satu peserta yang turut berpartisipasi memamerkan produknya di The Local Market–Spring Edition.
Kriti by Lusy merupakan UMKM dengan produk wastra fashion sedangkan Addictea bergerak di bidang FnB dengan produknya artisan tea.
“Bertahun-tahun mengkampanyekan produk lokal Indonesia, kami tidak henti mengatakan bahwa kelebihan produk lokal ada pada cerita dan proses terjadinya produk hingga terciptanya sebuah jenama yang akhirnya menciptakan sebuah kualitas," ujar Titonius.
Ia berharap masyarakat menjadi paham dan sesama pemilik atau pengrajin bisa saling menginspirasi. "Hal ini juga yang membuat proses kurasi tenan menjadi sangat penting di The Local Market,” ujarnya.
Baca juga : Gelar PWF di Bandung, Perpusnas Harap Lahir Buku-buku Kearifan Lokal
Peruri melalui anak perusahaannya, PT Peruri Properti telah melakukan aktivasi dan pemanfaatan ruang di Kota Peruri, sebuah Kawasan yang mengusung konsep adaptif reuse dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat dalam menciptakan nilai-nilai positif mulai dari kegiatan seni hingga pengembangan komunitas.
Kota Peruri juga mendorong masyarakat secara luas menerapkan green lifestyle yang peduli akan lingkungan guna mendukung pembangunan yang berkelanjutan (sustainable development).
Acara The Local Market–Spring Edition yang akan dilaksanakan pada akhir pekan di awal Maret 2024. Hal ini merupakan kolaborasi antara Ku Ka Indonesia dengan Peruri, Peruri Properti dan M Bloc Space untuk membuka peluang bagi jenama lokal dan UMKM agar dapat lebih dikenal secara luas, sekaligus mendorong gaya hidup berkelanjutan dengan latar bangunan bersejarah, Kota Peruri.
“Kami senang bisa berkolaborasi dengan Ku Ka Indonesia untuk menyelenggarakan The Local Market–Spring Edition di Kota Peruri," ujar Head of Corporate Secretary Peruri Adi Sunardi.
Sebagai BUMN, Peruri mendukung penuh acara ini karena membawa misi untuk memajukan merk lokal, tidak hanya bagi UMKM Binaan Peruri tapi juga bagi UMKM secara keseluruhan.
"Kami berharap semoga The Local Market dapat meningkatkan perekonomian Indonesia yang berasal dari peningkatan bisnis UMKM,"pungkas Adi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya