Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Jaga Harga Tak Anjlok Saat Panen Raya
Pemerintah Bakal Serap Beras Petani
Jumat, 5 April 2024 07:00 WIB
Sebelumnya
Menurut Arief, fleksibilitas perlu diterapkan untuk terus menjaga harga yang baik dan wajar di tingkat produsen. Serta menimbang rata-rata harga di pasar telah berada di atas HPP gabah dan beras, sebagaimana Peraturan Badan Pangan Nasional (Perbadan) Nomor 6 Tahun 2023 tentang Harga Pembelian Pemerintah dan Rafaksi Harga Gabah dan Beras.
Melalui beleid berupa Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Republik Indonesia Nomor 167 Tahun 2024 tentang Fleksibilitas Harga Pembelian Gabah dan Beras Dalam Rangka Penyelenggaraan Cadangan Beras Pemerintah, lanjut Arief, diharapkan dapat menjadi jaring pengaman bagi produsen gabah dan beras. Jadi, harga tidak terlampau turun jauh pada saat panen raya yang akan berlangsung ini.
Baca juga : 54 Ribu Orang Serbu Pasar Tanah Abang
Terkait proyeksi panen, kata Arief, sebagaimana Kerangka Sampel Area (KSA) yang disusun oleh Badan Pusat Statistik (BPS), potensi luas panen padi pada Maret dapat mencapai 1,247 juta hektar, atau setara dengan beras sebanyak 3,83 juta ton.
Sementara potensi luas panen padi di April 2024, estimasi maksimal mencapai 1,587 juta hektare, atau setara beras 4,90 juta ton.
Baca juga : The Gunners Gusur Posisi Liverpool
Pada Mei 2024 potensi luas panen padi sebesar 1,172 juta hektar, atau setara beras 3,35 juta ton. Dengan itu, total produksi beras dari Maret sampai Mei dapat mencapai 12,08 juta ton.
“Panennya sudah banyak dan cukup besar, sehingga harga GKP yang tadinya sempat di atas Rp 8.000 per kilogram, sudah mulai menurun,” jelasnya.
Baca juga : Celtics Hancurkan Thender
Saat ini, kata dia, tantangannya adalah bagaimana upaya menjaga harga di tingkat petani. Pasalnya, petani juga perlu ada harga pokok produksi ditambah margin yang wajar. DIR
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Jumat, 5 April 2024 dengan judul "Jaga Harga Tak Anjlok Saat Panen Raya, Pemerintah Bakal Serap Beras Petani"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya