Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Bertemu Mendag Dan Pengusaha Inggris
Airlangga Bicara Kinerja Ekonomi Dan Pemilu Damai
Kamis, 2 Mei 2024 07:00 WIB
Sebelumnya
Airlangga juga menjelaskan komitmen kebijakan Indonesia terkait lingkungan hidup dan keberlanjutannya. Salah satunya ketidaksetujuan atas Peraturan Bebas Deforestasi Uni Eropa (EUDR).
Menurutnya, aturan itu akan merugikan komoditas penting perkebunan dan kehutanan Indonesia seperti kakao, kopi, karet, produk kayu dan minyak sawit.
Langkah Pemerintah Indonesia pun telah mendapatkan dukungan dari negara-negara lain. Salah satunya Amerika Serikat (AS), yang disampaikan pada Rapat Dewan Konfigurasi Dewan Perikanan Pertanian (AGRIFISH).
Baca juga : DPRD Usul GBK Dan Pelabuhan Tanjung Priok Dikelola DKJ
“Kami berada di garis depan dalam menyuarakan keprihatinan serius dan ketidaksetujuan terhadap EUDR,” tegasnya.
Airlangga juga menyampaikan kemajuan kerja sama penting Indonesia-Inggris, seperti pendirian King College di Indonesia.
Hubungan dekat Indonesia dan Inggris ditandai dengan kesepakatan komite bersama ekonomi dan perdagangan (Joint Economic and Trade Commission/JETCO) yang saat ini bermitra dalam tiga sektor kelompok kerja.
Baca juga : Indonesia Vs Irak, Hidup Mati Demi Tiket Olimpiade
Airlangga berharap, JETCO segera menghasilkan hasil-hasil yang konkret, antara lain di bidang energi dan ekonomi digital.
Hands yang ditemani utusan khusus Perdana Menteri Inggris untuk Indonesia Richard Graham yang fasih berbahasa Indonesia, menyampaikan kesan mendalam atas pelaksanaan Pemilu di Indonesia dan membandingkan proses yang sama di Inggris.
Lebih lanjut, Hands menawarkan kerja sama energi bersih yang sesuai bagi Indonesia sebagai negara kepulauan. Penerapan energi bersih akan dikaitkan dengan pengelolaan kebijakan subsidi.
Baca juga : Srikandi Lawan Gajah Putih
Sebagai informasi, komunitas bisnis Inggris dalam Asia House banyak didominasi sektor keuangan dan perbankan.
Komunitas ini secara regular mengundang menteri dan petinggi pengambil kebijakan di Indonesia untuk menjaring informasi dinamika politik dan ekonomi yang menjadi kompas investasi mereka di Indonesia. DIR
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Kamis, 2 Mei 2024 dengan judul "Bertemu Mendag Dan Pengusaha Inggris Airlangga Bicara Kinerja Ekonomi Dan Pemilu Damai"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya