Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Gelar Perayaan Waisak
InJourney Pede Borobudur Dikunjungi 50 Ribu Orang
Jumat, 10 Mei 2024 07:00 WIB
Sebelumnya
“Tapi kami tetap fokus agar perayaan Waisak ini terjaga kesakralan dan kehikmatannya,” tegasnya.
Perwakilan Kementerian Agama, yaitu Sekretaris Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakarat Buddha Triroso menyampaikan, peringatan Waisak di Candi Borobudur merupakan salah satu agenda besar bagi umat Buddha yang menarik animo masyarakat luas, serta wisatawan dari berbagai negara.
“Kami mengapresiasi, segala upaya yang dilakukan berbagai pihak terkait dan InJourney dalam memperkuat positioning Candi Borobudur sebagai destinasi pariwisata spiritual bagi umat Buddha dunia,” ucapnya.
Ketua Lampion Waisak 2024 Fatmawati menambahkan, yang tidak terlewatkan dari sebuah perayaan Waisak adalah pelepasan lampion Waisak yang merupakan salah satu prosesi dari ritual yang dilakukan umat Buddha.
Ia menuturkan, sebelum menerbangkan lampion, umat Buddha melakukan meditasi terlebih dahulu.
Baca juga : Awas, Penyakit TBC Seperti Kapal Selam
“Pelepasan lampion ini menjadi ritual dan simbolisasi dalam menyalakan cahaya damai dalam diri masing-masing,” katanya,
Kemudian, dengan dilepaskannya lampion menjadi tanda bahwa damai dan kebaikan akan disebarkan kepada dunia.
“Dalam prosesi ini, ada 2.568 lampion yang disediakan dan didatangkan dari Thailand,” katanya.
Ia mengaku, animo masyarakat sangat luar biasa karena dalam waktu singkat tiket pelepasan lampion sudah terjual habis.
Wakil Ketua Panitia Nasional Waisak, YN Bhikkhu Dhammavudo Tera mengungkapkan, setiap perayaan Waisak di Candi Borobudur selalu meninggalkan kesan mendalam.
Baca juga : Di Final, Los Blancos Disambut Die Borussen
Menurutnya, Bhante juga memiliki Vihara Indonesia di Bodh Gaya, India, tempat di mana Pangeran Siddhara mencapai pencerahan sempurna menjadi Sang Buddha.
“Meski begitu, Bhante tetap memilih Candi Borobudur sebagai peringatan Waisak karena Candi Borobudur jauh lebih megah, rapih, agung dan indah,” ungkapnya.
Terpenting, perayaan Waisak di Candi Borobudur lebih harmonis karena tidak hanya umat Buddha saja yang ikut merayakan. Namun, para umat dari agama lain juga dapat mengikuti dan merasakan atmosfer perayaan Waisak.
“Di situ kami menyadari, bahwa Indonesia itu benar-benar negara yang penuh dengan toleransi,” tuturnya, saat berbincang dengan Rakyat Merdeka di Jakarta, Rabu (08/05/2024).
Sebagai informasi, rangkaian kegiatan Waisak di Candi Borobudur dan sekitarnya akan dilaksanakan secara hybrid (offline dan online).
Baca juga : Brunson Jos, Knicks Menang
Mengingat, puluhan ribu umat Buddha dari dalam maupun luar negeri diperkirakan akan hadir di Candi Borobudur untuk merayakan Waisak.
Panitia juga akan menyiapkan multimedia agar dapat disaksikan di seluruh dunia secara online, melalui platform YouTube DPP WALUBI. DWI/IMA
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Jumat, 10 Mei 2024 dengan judul "Gelar Perayaan Waisak InJourney Pede Borobudur Dikunjungi 50 Ribu Orang"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya