Dark/Light Mode

Kerek Gizi Anak, Bazis DKI Luncurin Program Basuma

Rabu, 5 Februari 2020 12:23 WIB
Ibu Fery Farhati Ganis meluncurkan program Basuma. (Foto: ist)
Ibu Fery Farhati Ganis meluncurkan program Basuma. (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Baznas (Bazis) DKI Jakarta meluncurkan program Bagi Susu dan Madu (Basuma) di Madrasah Ibtida'iyah Miftahur-Rahman, Jakarta Timur, hari ini. Program yang diselenggarakan dalam rangka hari gizi nasional yang jatuh setiap tanggal 25 Januari ini dihadiri Ibu Fery Farhati Ganis, isteri Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Ketua Baznas (Bazis) DKI Jakarta, KH Ahmad Luthfi Fathullah mengatakan, program ini bertujuan untuk meningkatkan gizi para penerus bangsa, utamanya anak-anak yang tinggal di kampung-kampung yang masuk prioritas Gubernur. 

Baca juga : PUPR Ajak Swasta Bantu Program Bedah Rumah MBR

"Program ini ditujukan bagi anak-anak usia PAUD hingga SD, antara 2 sampai 9 tahun. Dalam tiga bulan pertama, program ini kita targetkan menyasar 500 SD di 20 Kampung yang menjadi prioritas Gubernur," ungkap kiai Luthfi.

Ibu Fery, yang didapuk sebagai Duta Basuma Baznas (Bazis) DKI, dalam sambutannya mengapresiasi  kegiatan yang dilakukan oleh Baznas DKI Jakarta ini. Menurut dia, dengan program ini insyaallah anak-anak akan mendapat asupan gizi yang cukup. 

Baca juga : Bidik 1 Juta Barel, SKK Migas Luncurin ODSP

"Dengan asupan gizi yang cukup, kita berharap akan lahir generasi penerus yang semakin baik," ujar Ibu Fery.

Melalui program ini, Baznas (Bazis) DKI juga bermaksud meningkatkan ekonomi  para peternak sapi perah di Pondok Rangon, peternakan sapi terakhir di Jakarta yang masih bertahan hingga sekarang ini. Dari sanalah susu segar yang dibagikan kepada anak-anak sekolah ini diambil.

Baca juga : BNI Syariah Luncurkan Program Umroh Berkah Hasanah

Sementara madu yang dibagikan diambil dari kelompok peternak madu di Yogyakarta yang merupakan mustahik dari  kelompok peternak lebah binaan Baznas Pusat.  

Program ini turut diinisiasi oleh  PUAN (Pergerakan Perempuan Barisan Nusantara) dengan melibatkan stakeholder dari beberapa organisasi guru dan perempuan, yaitu HIMPAUDI (Himpunan Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia) PKK, IGTKI (Ikatan Guru TK Islam), IGRA (Ikatan Guru Raudatul Athfal) dan IGABA (Ikatan Guru Aisiyah Bustanul Athfal) dan FKDT (Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah) (Ridwan Mei Alfian). [DIT]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.