Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
Sentimen positif masih berasal dari rencana dibukanya lockdown di beberapa negara. Namun, pasar juga mewaspadai sentimen penguatan dolar AS yang terpacu oleh babak baru ketegangan AS-China.
Baca juga : Pagi Ini, Lombok Barat Diguncang Gempa
"Kekhawatiran pasar berpeluang menopang minat pada aset aman, dan melemahkan aset berisiko," sebut Ariston.
Baca juga : Pagi Hari ini, Rupiah Menguat Tipis
Babak baru ketegangan hubungan AS-China muncul setelah China mengesahkan Undang-undang Keamanan untuk Hong Kong, yang dipandang menyalahi hak istimewa Hong Kong.
Baca juga : 6 Kepala Daerah Diprediksi Berebut Kursi RI-1 di 2024
"Kekhawatiran perang dagang AS-China akan kembali terjadi. Ini akan memperburuk kondisi ekonomi global yang sudah tertekan oleh wabah corona," tandas Ariston. [DWI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya