Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Resmi Jadi WNI, Mitchell Baker Siap Perkuat Timnas Indonesia
- Bersama Danantara, BRI Kontribusikan Pajak Terbesar Dukung Pembangunan Nasional
- 3 Pemimpin Dunia Berkunjung Dalam Sepekan, Qodari: Bukti RI Makin Dipercaya
- BPJS Ketenagakerjaan Bekali Ahli Waris Jadi Wirausaha Lewat Program PEKA
- PTPP Raih Proyek Pembangunan Tower 4 ITS Surabaya Senilai Rp 151,9 Miliar
RM.id Rakyat Merdeka - Meski perekonomian Indonesia tengah terkontraksi, penjualan eceran dilaporkan terus membaik.
Hal itu tercermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) hasil Survei Penjualan Eceran Juli 2020, dengan pertumbuhan sebesar minus 12,3 persen (yoy). Angka ini membaik dari bulan sebelumnya, yang tercatat sebesar minus 17,1 persen (yoy).
Baca juga : Survei BI: Keyakinan Konsumen Menguat Di Tengah Pandemi
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Onny Widjanarko menyebut, perbaikan penjualan diprediksi terjadi hampir di seluruh kelompok komoditas yang disurvei.
"Dalam hal ini, penjualan pada kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau mengalami kontraksi paling rendah, dengan pertumbuhan sebesar minus 1,9 persen (yoy). Hal itu sejalan dengan peningkatan daya beli masyarakat dan implementasi Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB)," papar Onny dalam keterangan resminya, Rabu (9/9).
Baca juga : Profesor Indonesia Raih Penghargaan Dosen Terbaik di Jerman
Kinerja penjualan eceran diramal terus membaik pada Agustus 2020. Ditopang oleh hampir seluruh kelompok barang.
Pertumbuhan IPR Agustus 2020 diperkirakan mengalami minus 10,1 persen (yoy), membaik dari bulan sebelumnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya