Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Nakhodai Bank Mandiri
Darmawan Fokus Menjaga Likuiditas Di Saat Pandemi
Kamis, 22 Oktober 2020 06:26 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Regenerasi kepemimpinan baru di tubuh Bank Mandiri berjalan mulus. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), kemarin, Darmawan Junaidi dipercaya menakhodai bank pelat merah tersebut.
Darmawan menggantikan Royke Tumilaar yang diangkat menjadi Direktur Utama BNI pada September lalu. Pemegang saham juga merestui Alexandra Askandar menjadi Wakil Direktur Utama Bank Mandiri.
Sedangkan Sigit Prastowo menjabat Direktur Keuangan dan Strategi. Alexandra sebelumnya menjabat Direktur Corporate Banking Bank Mandiri. Sementara Sigit, pernah menjabat Direktur Keuangan di BNI.
Selain tiga posisi tersebut, RUPSLB juga menyetujui pengangkatan Rohan Hafas menjadi Direktur Hubungan Kelembagaan dan Susana Indah Kris Indriati menjadi Direktur Corporate Banking. Sementara posisi Direktur Operations akan dijabat Tony Eko Boy Subari.
Sementara, Hery Gunardi yang tadinya menjabat Wakil Direktur Utama Bank Mandiri mendapatkan tugas dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk menyelesaikan merger bank-bank BUMN Syariah.
Baca juga : RUPSLB Bank Mandiri Digelar Siang Ini, Darmawan Junaidi Calon Kuat Direktur Utama
Penugasan tersebut dilatarbelakangi kecakapan dan pengalaman Hery mengawal proses merger pembentukan Bank Mandiri sebelumnya. Hery diharapkan dapat membantu proses merger bank-bank BUMN syariah agar berjalan mulus.
Dalam kesempatan itu, Darmawan mengatakan, pergantian direksi adalah hal wajar. Pergantian dilakukan sesuai dengan ketentuan.
“Sebelum saya di posisi ini, Bank Mandiri sudah berada di posisi yang baik. Pertumbuhan aset 10 persen, kredit hampir 5 persen, Dana Pihak Ketiga (DPK) 15,4 persen, tata kelola operasional yang semakin baik. Saya menjaga kinerja ini agar tetap baik,” ujar Darmawan saat konferensi pers secara virtual pada RUPSLB, kemarin.
Diakuinya, di masa pandemi ini target bottom line memang ada penurunan, terutama saat melakukan restrukturisasi kredit sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) 11/2020.
“Pendapatan bunga perlu dipertimbangkan. Tak perlu dicatat pendapatan fee yang tetap baik sehingga penurunan tak terlalu dalam,” katanya.
Baca juga : Pelaku UMKM Binaan Pertamina Kilang Cilacap: Menjahit Sebuah Harapan Di Saat Pandemi
Namun, menurut dia, ke depan bakal ada tantangan lain. Dia pun memastikan kesiapannya mempertahankan likuiditas hingga capaian Loan to Funding Ratio (LFR).
Kali ini LFR Bank Mandiri di bawah 90 persen mendekati 83 persen. Ini memperlihatkan bahwa kepercayaan masyarakat cukup tinggi.
“Dari sisi permodalan juga cukup baik di level 18-19 persen, membuat kita percaya diri melanjutkan pertumbuhan lebih baik ke depan,” tuturnya.
Sebagai bank yang fokus kepada bisnis whole sales, Darmawan akan tetap fokus menjaga bisnis tersebut. Terutama di segmen corporate banking maupun kementerian dan lembaga.
Dia juga akan mendorong bisnis Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) tetap tumbuh guna membantu pemulihan ekonomi.
Baca juga : Vaksin Diprioritaskan Untuk Tenaga Medis Dan Petugas Pelayanan Publik
Corporate Secretary Bank Mandiri Rully Setiawan menambahkan, penunjukkan bankir internal untuk mengisi pucuk pimpinan perseroan merupakan bentuk kepercayaan pemegang saham kepada sistem pengembang sumber daya manusia di Bank Mandiri.
“Dengan komposisi direksi ini, kami optimis jajaran direksi akan semakin solid dan kompak membawa Bank Mandiri mengarungi kondisi perekonomian di tengah pandemi Covid-19,” ujar Rully. [NOV/DWI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya