Dark/Light Mode

Hadapi Triple Shock, Pertamina Lanjutkan Proyek Strategis Untuk Masa Depan Energi Nasional

Minggu, 1 November 2020 12:24 WIB
Hadapi Triple Shock, Pertamina Lanjutkan Proyek Strategis Untuk Masa Depan Energi Nasional

 Sebelumnya 
Di sektor bisnis lainnya, tambah Fajriyah, Pertamina juga terus melanjutkan realisasi pada proyek pengembangan dan pembangunan kilang yang dikawal oleh PT Kilang Pertamina Internasional (KPI).

Salah satunya adalah proyek RDMP Balikpapan dan Lawe-lawe, yang merupakan salah satu proyek terbesar Pertamina dengan nilai mencapai 6,5 miliar dolar AS.

Baca juga : Inovasi Green Energy 2020, Jawaban Pertamina Terhadap Energi Masa Depan

Proyek ini akan meningkatkan kapasitas kilang, memperbaiki kualitas produk, dan menurunkan harga pokok produksi BBM, yang mendorong peningkatan devisa dan penerimaan pajak.

"Saat ini proyek RDMP Balikpapan telah mencapai 22,26 persen per 22 Oktober 2020, berjalan dengan protokol kesehatan yang ketat. Di samping juga turut mendorong program pemulihan ekonomi, karena menyerap lebih dari 5.000 tenaga kerja," jelasnya.

Baca juga : Amanah BUMN, Pertamina Kembangkan Inovasi Bisnis Untuk Perluas Layanan Energi

Selain itu, untuk memastikan tersedianya fasilitas penyimpanan dan distribusi yang handal di masa depan, Pertamina juga terus menjalankan proyek infrastruktur tangki timbun baik di Terminal BBM, Terminal LPG maupun di DPPU serta melakukan perawatan terhadap 280 kapal.

Selain berinvestasi, Pertamina juga memastikan pelaksanaan proyek pada tahun 2020 memenuhi ketentuan penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Baca juga : Inovasi Teknologi Digital, Senjata Ampuh Pertamina Bangkitkan UMKM Saat Pandemi

Sampai semester pertama tahun 2020, rata-rata TKDN Pertamina mencapai 54 persen. Konsistensi penguatan komponen dalam negeri yang dilakukan Pertamina, dipercaya akan memperkuat industri nasional, membuka lapangan pekerjaan, dan mengurangi ketergantungan terhadap produk-produk impor sehingga bisa menggerakkan roda perekonomian nasional.

"Sebagai BUMN Migas, Pertamina tetap menjalankan bisnis dan proyek sesuai arahan pemerintah, dalam hal ini Kementerian BUMN dan Kementerian ESDM yakni mengupayakan masa depan energi sekaligus menggerakkan perekonomian nasional dengan mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya dalam negeri," pungkasnya. [HES]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.