Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Di Tengah Tingginya Ketidakpastian Global
Utang Luar Negeri Melambat Di Triwulan III 2020
Senin, 16 November 2020 11:17 WIB
Sebelumnya
ULN swasta juga tumbuh lebih rendah dibandingkan triwulan sebelumnya. Pertumbuhan ULN swasta pada akhir triwulan III 2020 tercatat 6,0 persen (yoy). Menurun dibanding pertumbuhan pada triwulan sebelumnya, yang ada di angka 8,4 persen (yoy).
"Perkembangan ini didorong oleh melambatnya pertumbuhan ULN perusahaan bukan lembaga keuangan (PBLK), serta berlanjutnya kontraksi ULN lembaga keuangan (LK)," ujar Onny.
Pada akhir triwulan III 2020, pertumbuhan ULN PBLK tercatat 8,1 persen (yoy). Melambat dibandingkan pertumbuhan triwulan sebelumnya sebesar 11,6 persen (yoy).
Baca juga : Tumbuh Terbatas, Harga Properti Residensial Pada Triwulan III 2020
Sementara itu, ULN LK mencatat kontraksi yang berkurang menjadi sebesar 1,0 persen (yoy) dari kontraksi pada triwulan sebelumnya yang tercatat 1,8 persen (yoy).
Berdasarkan sektornya, ULN terbesar dengan pangsa mencapai 77,4 persen dari total ULN swasta bersumber dari sektor jasa keuangan dan asuransi, sektor pengadaan listrik, gas, uap/air panas dan udara dingin (LGA), sektor pertambangan dan penggalian, serta sektor industri pengolahan.
Struktur ULN Indonesia tetap sehat, didukung penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya.
Baca juga : Naik Tipis, Utang Luar Negeri RI Agustus Tembus Rp 6.087 Triliun
Rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada akhir triwulan III 2020 sebesar 38,1 persen. Sedikit meningkat dibanding rasio pada bulan sebelumnya sebesar 37,4 persen.
Struktur ULN Indonesia yang tetap sehat tercermin dari besarnya pangsa ULN berjangka panjang, yang mencapai 89,1 persen dari total ULN.
"Dalam rangka menjaga agar struktur ULN tetap sehat, Bank Indonesia dan pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam memantau perkembangan ULN, didukung dengan penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya," papar Onny.
Baca juga : Bamsoet Kupas Utang Luar Negeri Sampai Potensi Logam Tanah Jarang
Di samping itu, peran ULN juga akan terus dioptimalkan dalam menopang pembiayaan pembangunan. Serta mendorong pemulihan ekonomi nasional, dengan meminimalisasi risiko yang dapat memengaruhi stabilitas perekonomian. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya